Wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali diguncang rentetan gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sederet gempa susulan dalam rentang waktu singkat, dengan yang terbesar berkekuatan magnitudo 4,1 pada pukul 22.11 WIB.
Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui akun resmi X (Twitter) @infoBMKG. Gempa magnitudo 4,1 tersebut berlokasi di koordinat 7,87 lintang selatan dan 120,47 bujur timur, sekitar 82 kilometer timur laut Ruteng-Manggarai, dengan kedalaman 19 kilometer. Getaran serupa juga tercatat beberapa menit sebelumnya, termasuk gempa magnitudo 3,9 pada pukul 22.02 WIB dengan pusat 57 kilometer timur laut Ruteng dan kedalaman hanya 3 kilometer.
Rentetan Getaran Sepanjang Malam
Berdasarkan unggahan beruntun @infoBMKG, sejak pukul 21.54 WIB wilayah sekitar Ruteng-Manggarai dan sekitarnya diguncang setidaknya delapan gempa berkekuatan magnitudo 2,3 hingga 4,1. Beberapa di antaranya berpusat di laut dengan kedalaman dangkal, seperti gempa magnitudo 3,6 pada pukul 21.58 WIB (kedalaman 6 km) dan magnitudo 3,4 pada 21.59 WIB (kedalaman 10 km).
Getaran juga dirasakan di wilayah lain di NTT. BMKG mencatat gempa magnitudo 3,2 di barat laut Mbay, Nagekeo (22.00 WIB), gempa magnitudo 2,8 di timur laut Mbay (22.06 WIB), serta gempa magnitudo 2,8 di tenggara Labuan Bajo (22.08 WIB). Disusul gempa magnitudo 3,3 di barat laut Ruteng (22.10 WIB), gempa 4,1 di timur laut Ruteng (22.11 WIB), dan gempa 3,3 di barat laut Bajawa, Ngada (22.15 WIB).
Baca Juga
Eks Kepala KSOP Penerima Setoran dari Samin Tan Segera Disidang
Masih dalam Rentetan Susulan
Rentetan malam ini merupakan kelanjutan dari aktivitas seismik yang melanda NTT sepanjang hari. Sebelumnya, wilayah Flores juga diguncang gempa besar magnitudo 7,7 yang memicu peringatan tsunami, diikuti sejumlah gempa kuat seperti magnitudo 6,2 di Labuan Bajo, magnitudo 5,1 di Ruteng, dan magnitudo 5,0 di Nagekeo.
BMKG mengingatkan bahwa informasi awal mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Masyarakat di NTT diimbau tetap tenang, menjauhi bangunan retak, dan memantau informasi resmi dari BMKG. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan atau korban akibat rentetan gempa malam ini.
Sumber: akun resmi X @infoBMKG.
