Lompat ke konten

Bali United Taklukkan PSS Sleman 2-1 di Laga Pembuka BRI Super League

Bali United Taklukkan PSS Sleman 2-1 di Laga Pembuka BRI Super League
Foto: PSS (X/@PSSleman)

ASATUNEWS.CO, Gianyar — Bali United memulai musim 2026/27 dengan kemenangan. Bertanding di hadapan pendukungnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026) malam WIB, Serdadu Tridatu menaklukkan PSS Sleman dengan skor 2-1 pada laga perdana BRI Super League. Dua gol kemenangan Bali United dicetak melalui penalti Teppei Yachida pada babak pertama dan Queven di babak kedua, sementara satu-satunya gol balasan tim tamu lahir dari kaki Melvyn Lorenzen di masa injury time.

Kemenangan ini langsung mengangkat Bali United ke papan atas klasemen pada pekan pembuka. Sebaliknya, PSS Sleman harus memulai petualangan mereka di kasta tertinggi setelah promosi dengan hasil kurang memuaskan. Laga ini menjadi salah satu partai pembuka musim yang paling dinanti karena mempertemukan dua tim dengan basis suporter besar di Indonesia.

Kronologi Pertandingan

Bali United unggul lebih dahulu menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-39, wasit menunjuk titik putih setelah sebuah pelanggaran di kotak penalti PSS Sleman. Gelandang asal Jepang, Teppei Yachida, yang maju sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Unggahan resmi akun X PSS Sleman (@PSSleman) mengonfirmasi momen tersebut dengan keterangan “39′ Gol Bali United melalui titik putih” dalam cuitan langsungnya.

Memasuki babak kedua, pelatih PSS Sleman langsung melakukan perubahan dengan menarik Kim Kurniawan dan memasukkan Kevin Gomes. Namun, pergantian tersebut belum mampu mengubah ritme pertandingan. Pada menit ke-66 atau ke-67, blunder yang dilakukan bek PSS Sleman, Christophe Nduwarugira, berujung pada gol kedua Bali United. Akun resmi PSS Sleman menuliskan, “66′ Blunder Christophe berujung gol kedua Bali United” pada unggahannya. Gol tersebut dicatatkan atas nama Queven, yang menyelesaikan peluang setelah menerima umpan dari Remco Balk.

Tertinggal dua gol, PSS Sleman berusaha bangkit. Pelatih tim berjulukan Super Elang Jawa itu terus melakukan pergantian pemain demi menambah daya gedor. Pada menit ke-77, Hiromu masuk menggantikan Lucao, lalu pada menit ke-87 giliran penyerang tim nasional Indonesia, Dimas Drajad, yang diturunkan menggantikan Matheus Fornazari sesuai unggahan resmi klub. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil di pengujung laga. Wasit mengumumkan tambahan waktu lima menit, dan tepat di masa injury time, Melvyn Lorenzen mencetak gol untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Akun resmi PSS Sleman merayakan gol tersebut melalui unggahan “MELVYN LORENZEN!” lengkap dengan cuplikan videonya.

Skor 2-1 untuk kemenangan Bali United bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini sekaligus mengonfirmasi bahwa keunggulan dua gol yang dibangun sejak babak kedua cukup untuk mengamankan tiga poin perdana musim ini.

Pembuka Musim BRI Super League

Laga Bali United kontra PSS Sleman merupakan bagian dari pekan pertama BRI Super League 2026/27, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang kini menggunakan nama baru tersebut. Sebelumnya pada hari yang sama, laga pembuka lain juga digelar dan berakhir dengan kemenangan telak Arema FC 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Bagi Bali United, laga kandang perdana ini menjadi momentum untuk mengawali musim dengan percaya diri. Klub kebanggaan masyarakat Gianyar itu merupakan salah satu tim dengan koleksi gelar terbanyak di era kompetisi kasta tertinggi, setelah menjadi juara pada 2019, 2021/22, dan 2022/23. Bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United dikenal memiliki dukungan suporter fanatik yang menjadikan stadion berkapasitas sekitar 25 ribu penonton itu sebagai benteng yang sulit ditembus tim tamu. Baca Juga Resmi: Omar Marmoush Teken Kontrak dengan Tottenham Hotspur

Di sisi lain, PSS Sleman tampil sebagai tim promosi setelah sukses meraih tiket naik kasta dari Championship musim 2025/26. Skuad musim ini diperkuat sejumlah nama berpengalaman, termasuk Kim Kurniawan, Riko Simanjuntak, Dimas Drajad, dan Melvyn Lorenzen, sehingga ekspektasi terhadap performa Super Elang Jawa di kasta tertinggi cukup tinggi. Hasil imbang atau kemenangan di kandang Bali United tentu menjadi target, tetapi pada akhirnya mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah.

Duel kedua tim sendiri tercatat cukup ketat dalam sejarah pertemuan mereka. Berdasarkan catatan pertemuan kedua klub, Bali United unggul dengan lima kemenangan, sementara PSS Sleman mengoleksi tiga kemenangan, dan dua laga lainnya berakhir imbang. Tambahan satu kemenangan pada laga Jumat malam itu pun memperlebar keunggulan rekor pertemuan bagi tim tuan rumah. Bagi para pendukung, laga ini juga selalu punya daya tarik tersendiri, mengingat Semeton Dewata, suporter Bali United, dan Super Elja, suporter PSS Sleman, dikenal loyal dalam memberikan dukungan kepada tim kesayangan masing-masing.

Sosok di Balik Gol

Teppei Yachida, eksekutor penalti yang membuka keunggulan Bali United, adalah gelandang asal Jepang kelahiran 2001 yang telah menjadi bagian penting lini tengah Serdadu Tridatu. Kemampuannya membaca permainan dan ketenangannya dalam mengeksekusi penalti menjadi modal berharga bagi tim asal Pulau Dewata itu sepanjang musim.

Sementara itu, Queven yang mencetak gol kedua tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol di laga ini. Golnya yang lahir dari kesalahan lawan menunjukkan naluri menyerang yang tajam. Adapun Melvyn Lorenzen, pencetak gol hiburan PSS Sleman, adalah pemain sayap kelahiran Inggris yang berkewarganegaraan Jerman dan membela tim nasional Uganda. Meski timnya kalah, golnya di masa injury time setidaknya menjadi penanda bahwa daya juang PSS Sleman tidak padam hingga peluit akhir.

Apa Artinya bagi Kedua Tim

Tiga poin perdana membuat Bali United langsung berada di jalur yang tepat untuk bersaing di papan atas BRI Super League musim ini. Kemenangan atas tim promosi juga penting secara psikologis karena membangun momentum sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih berat di pekan-pekan berikutnya.

Bagi PSS Sleman, kekalahan tipis di kandang lawan yang notabene salah satu kandidat juara bukanlah hasil yang memalukan. Yang perlu dibenahi adalah konsistensi lini pertahanan, terutama setelah blunder yang berujung pada gol kedua Bali United. Dengan skuat yang dihuni banyak pemain berpengalaman, Super Elang Jawa tetap punya modal untuk bangkit pada laga berikutnya.

Pekan depan, kedua tim akan kembali bertanding untuk mempertahankan atau memperbaiki posisi mereka di klasemen. Bali United, misalnya, dijadwalkan bertandang ke markas Isenmulang Kalteng FC pada pekan kedua, sementara PSS Sleman akan berusaha bangkit meraih poin perdana. Dari sisi suporter, laga pembuka yang menyajikan tiga gol dan tensi tinggi hingga menit akhir ini menjadi hiburan yang layak di awal musim BRI Super League 2026/27, sekaligus penanda bahwa kompetisi kasta tertinggi Tanah Air kembali bergulir dengan nama barunya.

Ditulis oleh

Lanjut Baca