Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang perairan timur laut Labuanbajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.13 WIB. Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut 46 kilometer timur laut Labuanbajo dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG menyebutkan episenter gempa terletak pada koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 120,11 Bujur Timur. Getaran dirasakan dengan intensitas III MMI di Ende, III MMI di Sumba Timur, serta II-III MMI di Lembata. “Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat,” demikian keterangan BMKG dalam unggahan resmi akun X @infoBMKG.
Tak lama berselang, wilayah yang sama diguncang dua gempa susulan. Pukul 06.03 WIB terjadi gempa magnitudo 4,0 dengan pusat 52 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 4 kilometer. Disusul gempa magnitudo 3,9 pukul 06.05 WIB yang berpusat 10 kilometer barat laut Bajawa, Ngada, dengan kedalaman 27 kilometer. Ketiga informasi gempa tersebut disampaikan BMKG melalui kanal resminya di X.
Waspada Tsunami Jadi Pencarian Teratas
Meski BMKG tidak mengeluarkan peringatan tsunami untuk gempa ini, kekhawatiran masyarakat terpantau melonjak. Google Trends Indonesia mencatat kata kunci “waspada tsunami” melonjak hingga lebih dari 100 ribu pencarian dalam empat jam terakhir, naik sekitar 1.000 persen, bersamaan dengan pencarian “siaga tsunami”, “gempa hari ini”, dan “gempa”. Lonjakan ini mencerminkan tingginya kewaspadaan warga terhadap ancaman gempa besar yang kerap melanda kawasan Indonesia timur.
Baca Juga
Badai Lala Meningkat Jadi Hurikan, Mendekati Pulau Besar Hawaii
Kawasan Rawan Gempa
Labuanbajo dan sekitarnya berada di kawasan seismik aktif NTT yang dilewati jalur pertemuan lempeng. Sebagai gerbang Taman Nasional Komodo dan salah satu destinasi pariwisata super prioritas, dampak gempa di kawasan ini selalu menarik perhatian luas, baik bagi warga maupun wisatawan yang tengah berada di sekitar Flores.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta mewaspadai kemungkinan gempa susulan. Informasi resmi perkembangan gempa dapat dipantau langsung dari kanal resmi BMKG.
Sumber: Akun resmi X BMKG (@infoBMKG):
Info gempa M6.2 Labuanbajo
Gempa susulan M4.0 Mbay-Nagekeo
Gempa susulan M3.9 Bajawa-Ngada
