Kebakaran besar melanda Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (22/8/2026) malam. Sedikitnya 120 bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, bambu, bedek, dan beratap ilalang hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun warga masih mengais puing-puing sisa rumah mereka hingga keesokan harinya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, yang berada di lokasi saat api mulai membesar, langsung berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengevakuasi warga. Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, menyebut pemadaman berlangsung hingga Minggu pagi, dengan petugas gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, dan warga membersihkan material sisa kebakaran. “Hingga pagi hari ini petugas masih memadamkan kepulan asap sisa kebakaran. Mobil tangki air juga diturunkan untuk membantu proses pendinginan,” katanya, dikutip dari keterangan yang diunggah akun resmi DPR RI.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Tengah, Supardan, mengatakan pihaknya mengerahkan petugas dan mobil pemadam ke lokasi. Arus lalu lintas di Jalan Raya Sengkol–Mandalika sempat terganggu akibat proses pemadaman.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Desa Adat Sade, Rembitan, Kec. Pujut, Lombok Tengah, NTB |
| Waktu kejadian | Sabtu (22/8/2026), sekitar pukul 22.00 Wita |
| Bangunan terbakar | ±120 unit (kayu, bambu, bedek, atap ilalang) |
| Korban jiwa | Tidak ada |
| Bantuan Waka DPR RI | Rp200 juta tunai + 100 paket sembako |
| Status penanganan | Pemadaman tuntas Minggu pagi; penyebab masih diselidiki |
Sari Yuliati Turun ke Lokasi
Begitu menerima kabar kebakaran, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati langsung menuju lokasi kejadian. Wakil rakyat dari daerah pemilihan NTB itu meninjau area terdampak, berdialog dengan warga, dan melihat langsung proses pembersihan material sisa kebakaran. Ia menyerahkan bantuan uang tunai Rp200 juta serta 100 paket sembako kepada warga terdampak, serta memastikan bantuan lanjutan akan diberikan melalui program pemerintah pusat.
Baca Juga
TNI Kerahkan 3 Pesawat Cassa-212 untuk Hujan Buatan Padamkan Karhutla Kalimantan
“Saya sudah berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan di Desa Adat Sade dapat segera dilakukan. Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua,” ujar Sari Yuliati.
Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, mengapresiasi kehadiran Sari Yuliati yang turun langsung ke lokasi kebakaran. “Terima kasih kepada Ibu Sari yang turun langsung menyapa warga dan memberikan bantuan uang serta sembako. Kehadiran beliau memberi semangat bagi warga,” ujarnya.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Ridwan Maruf menambahkan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. “Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan,” katanya. Ia juga mengapresiasi respons cepat pemerintah desa dan aparat pemadam setempat dalam menangani musibah tersebut.
Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu ikon wisata budaya Lombok. Rumah-rumah tradisional khas Suku Sasak yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan kini sebagian besar tinggal puing. Warga berharap pemulihan dapat segera dilakukan agar aktivitas kehidupan dan pariwisata dapat kembali berjalan. DPR RI, melalui Sari Yuliati, menegaskan pemulihan kawasan adat tersebut akan menjadi perhatian khusus. Kunjungan dan pernyataan tersebut disampaikan melalui akun resmi @DPR_RI di platform X.
