Lompat ke konten

KRI dr. Soeharso Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT

KRI dr. Soeharso Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT
Foto: Puspen TNI (X)

KRI dr. Soeharso-990, kapal rumah sakit milik TNI Angkatan Laut, melaksanakan penanganan medis berupa operasi patah tulang terhadap korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu pasien yang ditangani adalah Arnol Dus (68), seorang petani yang mengalami cedera akibat tertimpa dinding rumah.

Informasi itu disampaikan Pusat Penerangan TNI melalui akun resmi X @Puspen_TNI. Disebutkan, Arnol Dus tertimpa dinding rumahnya yang roboh saat gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026. Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tulang bahu kiri dan patah tulang panggul. Operasi dilakukan pada Minggu (23/8/2026).

Kapal Rumah Sakit di Garda Depan Pemulihan

KRI dr. Soeharso merupakan salah satu kapal rumah sakit milik TNI AL yang kerap dikerahkan dalam operasi kemanusiaan, termasuk penanganan bencana alam. Keberadaan kapal ini menjadi penting karena NTT terdiri atas banyak wilayah kepulauan yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan darat. Baca Juga Kapolri Tinjau Posko Pengungsian Gempa NTT di Manggarai

Gempa M7,7 yang mengguncang wilayah Flores itu telah menimbulkan dampak besar. Berdasarkan data BNPB, gempa tersebut mengakibatkan 83 orang meninggal dunia, 986 orang luka-luka, dan lebih dari 110 ribu warga mengungsi, dengan puluhan ribu rumah rusak di delapan kabupaten.

Penanganan medis melalui kapal rumah sakit ini menjadi salah satu bentuk dukungan TNI dalam pemulihan pascagempa, khususnya bagi korban luka berat yang membutuhkan tindakan bedah ortopedi di tengah keterbatasan fasilitas darat.

https://x.com/Puspen_TNI/status/2092049541042520354
Ditulis oleh

Lanjut Baca