Lompat ke konten

TNI Kerahkan 3 Pesawat Cassa-212 untuk Hujan Buatan Padamkan Karhutla Kalimantan

TNI Kerahkan 3 Pesawat Cassa-212 untuk Hujan Buatan Padamkan Karhutla Kalimantan
Foto: Pusat Penerangan TNI (X @Puspen_TNI)

Jakarta – TNI mengerahkan tiga pesawat Cassa-212 TNI AU untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan, Jumat (21/8/2026). Langkah hujan buatan ini menjadi salah satu senjata baru dalam memadamkan titik api yang meluas di sejumlah wilayah Kalimantan.

Dukungan itu diumumkan melalui akun resmi Pusat Penerangan TNI (@Puspen_TNI). “TNI turut mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dukungan tersebut dilakukan dengan mengerahkan 3 pesawat Cassa-212 TNI AU untuk membantu pelaksanaan OMC di sejumlah wilayah, Jumat (21/8/2026),” demikian bunyi keterangan resmi TNI.

Operasi Modifikasi Cuaca adalah upaya menumbuhkan hujan buatan dengan menyemai awan menggunakan garam (NaCl) dari udara. Teknologi ini dinilai efektif untuk membasahi lahan gambut yang kering dan memadamkan titik api yang sulit dijangkau tim pemadam di darat, sekaligus menekan penyebaran asap.

14.167 Personel Dikerahkan

Selain hujan buatan, TNI juga mengerahkan kekuatan personel besar-besaran. Sebanyak 14.167 personel TNI tercatat terlibat dalam penanganan karhutla di berbagai wilayah Indonesia, dengan dukungan berbagai sarana dan peralatan pemadaman, sebagaimana disampaikan Puspen TNI pada Jumat (21/8/2026). Baca Juga TNI Beri Trauma Healing Anak Korban Gempa di Nagekeo

Penanganan karhutla dilaksanakan oleh satuan TNI di sejumlah wilayah terdampak, bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, serta masyarakat. Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, patroli, pemantauan, pencegahan, dan penanganan dampak karhutla sesuai dengan kondisi dan perkembangan situasi di masing-masing wilayah.

Konteks Karhutla Kalimantan

Munculnya tren pencarian “manggala agni” di Google Trends Indonesia pada Jumat malam sejalan dengan masifnya penanganan karhutla yang sedang berlangsung. Sebelumnya, Fraksi PDIP DPR RI mendesak pemerintah mengambil langkah luar biasa menangani karhutla di Kalimantan dan Sumatera, menyusul meluasnya dampak asap terhadap kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga ekonomi masyarakat.

Dengan kombinasi pemadaman darat, patroli, dan hujan buatan dari udara, TNI bersama pemerintah daerah dan Manggala Agni terus berupaya menekan luas lahan terbakar sekaligus mencegah karhutla meluas ke wilayah lain.

Ditulis oleh

Lanjut Baca