Prajurit TNI melalui Korem 161/Wira Sakti memberikan trauma healing (pemulihan trauma) kepada anak-anak korban gempa bumi Flores. Kegiatan berlangsung di pengungsian Lapangan Berdikari, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian TNI dalam membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana. “TNI melalui Korem 161/Wira Sakti memberikan trauma healing kepada anak-anak korban gempa bumi Flores. Mereka saat ini berada di pengungsian Lapangan Berdikari, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur,” demikian keterangan Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI) dalam unggahan resminya di X (Twitter), Minggu (23/8/2026).
Baca Juga
Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Misi Kemanusiaan Gempa NTT
Gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang wilayah Flores pada pertengahan Agustus lalu meninggalkan duka dan trauma mendalam, termasuk bagi anak-anak yang kehilangan rumah serta terganggu aktivitasnya. Ribuan warga masih bertahan di pengungsian, dan pemulihan psikologis menjadi perhatian di samping pemenuhan kebutuhan dasar korban.
Pemulihan Psikologis Anak
Trauma healing bagi anak-anak dinilai penting agar mereka bisa kembali ceria dan tidak larut dalam ketakutan pascagempa. Melalui pendekatan bermain dan pendampingan, prajurit TNI berupaya mengembalikan semangat anak-anak korban bencana di lokasi pengungsian.
