ASATUNEWS.CO, Jakarta — Kontrak Omar Marmoush dengan Tottenham Hotspur akan resmi ditandatangani pada Kamis (27/8) besok, dengan struktur kesepakatan pinjaman senilai 50 juta pound sterling plus 10 juta pound add-ons yang disertai kewajiban membeli. Kabar ini disampaikan jurnalis transfer asal Italia, Fabrizio Romano, melalui akun @FabrizioRomano di X pada Rabu (26/8) sore WIB.
“Omar Marmoush contract will be officially signed on Thursday, tomorrow — to be valid until June 2031 when obligation to buy gonna be met. £50m plus £10m add-ons loan with mandatory buy clause confirmed. No sell-on clause at all for Eintracht. Agreed since Sunday,” tulis Romano dalam unggahannya (x.com/FabrizioRomano/status/2092537716961357963).
Struktur Kesepakatan
Berdasarkan laporan tersebut, kesepakatan antara Tottenham dan Eintracht Frankfurt berbentuk pinjaman dengan klausul kewajiban membeli (mandatory buy clause). Total nilai paket mencapai 50 juta pound — sekitar Rp1 triliun — ditambah 10 juta pound dalam bentuk add-ons atau bonus pencapaian. Kontrak pemain asal Mesir itu akan berlaku hingga Juni 2031, saat kewajiban pembelian dipenuhi.
Menariknya, dalam kesepakatan ini Eintracht Frankfurt tidak mendapatkan klausul penjualan kembali (sell-on clause) sama sekali. Artinya, jika suatu saat Tottenham menjual Marmoush, Eintracht tidak akan menerima bagian dari keuntungan penjualan tersebut. Kesepakatan antar klub sendiri disebut telah tercapai sejak Minggu (23/8), tinggal menunggu formalitas penandatanganan kontrak pemain.
Bagi pembaca yang belum familiar, skema pinjaman dengan kewajiban membeli berarti klub peminjam — dalam hal ini Tottenham — diwajibkan mempermanenkan pemain setelah masa pinjaman selesai, bukan sekadar memiliki opsi. Skema ini kerap dipakai klub untuk membagi beban pembayaran ke musim berikutnya sambil tetap mengunci pemain secara jangka panjang. Dengan kontrak hingga 2031, Spurs jelas memandang Marmoush sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar solusi sementara.
Dari sisi Eintracht Frankfurt, klub Bundesliga itu menerima paket finansial yang solid untuk pemain yang kontraknya memang mengarah ke pintu keluar. Keputusan tanpa sell-on clause juga menyederhanakan proses: Frankfurt mendapatkan dana tunai lebih dulu, sementara Tottenham bebas mengelola masa depan pemainnya tanpa keterikatan dengan klub asal.
Kronologi Saga Transfer
Perkembangan ini menutup saga transfer yang berlangsung sekitar sepekan terakhir. Pada 21 Agustus, ASATUNEWS.CO memberitakan bahwa Tottenham mempercepat negosiasi untuk Marmoush setelah mengamankan kesepakatan untuk Savinho. Kala itu, Spurs disebut ingin memanfaatkan momentum setelah berhasil mendatangkan pemain sayap asal Brasil tersebut.
Savinho sendiri kemudian diresmikan Tottenham pada 25 Agustus, diumumkan langsung melalui akun resmi klub lengkap dengan wawancara pertama pemainnya. Kini giliran Marmoush yang tinggal menuntaskan formalitas penandatanganan. Dengan kontrak yang akan diteken Kamis besok, Tottenham dipastikan menambah satu pemain berkualitas ke dalam skuadnya untuk musim 2026/27.
Marmoush sendiri bukan nama asing di kompetisi Eropa. Pemain asal Mesir itu telah membangun reputasi sebagai salah satu penggerak lini serang Eintracht Frankfurt dalam beberapa musim terakhir, dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten di Bundesliga maupun kompetisi Eropa. Ketertarikan Tottenham terhadapnya pun disebut sudah berlangsung lama sebelum negosiasi resmi dimulai pekan lalu.
Baca Juga
Hasil Bali United vs Sabah FC 1-2 di Dewata Challenge Series 2026
Dampak bagi Tottenham
Tottenham menjalani bursa transfer musim panas 2026 dengan cukup agresif. Sebelumnya, Spurs telah mengamankan sejumlah rekrutan baru, termasuk bek Ezri Konsa dari Aston Villa dan Savinho. Kedatangan Marmoush diharapkan semakin memperkuat kedalaman skuad yang tengah bersiap menghadapi kompetisi domestik dan Eropa.
Performa awal musim Spurs juga menjadi konteks penting. Pada laga pembuka Premier League 2026/27 akhir pekan lalu, Tottenham menelan kekalahan 0-3 dari Brentford — hasil yang jelas tidak memuaskan pelatih dan pendukung. Respons cepat di bursa transfer dengan mengamankan Marmoush dan Savinho menjadi sinyal bahwa manajemen klub tidak tinggal diam memperbaiki komposisi tim.
Kedatangan pemain asal Mesir itu juga menjadi sinyal ambisi Tottenham untuk bersaing di papan atas. Setelah beberapa musim terakhir kerap kesulitan konsisten di liga, manajemen klub tampaknya bertekad membangun tim yang lebih kompetitif dengan mengamankan pemain-pemain yang sudah teruji di kompetisi Eropa. Bursa transfer musim panas memang masih berjalan, dan Spurs diperkirakan belum selesai berbelanja.
Kabar ini tentu menjadi perhatian besar pendukung Tottenham di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Klub London Utara itu memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan setiap perkembangan bursa transfernya selalu ramai diperbincangkan. Nama Marmoush sendiri mulai akrab di telinga penggemar sepak bola Indonesia berkat penampilannya di Bundesliga dan panggung Eropa, yang kerap disorot media sosial.
Romano sendiri dikenal sebagai jurnalis transfer dengan rekam jejak akurat yang sangat tinggi. Unggahan dengan gaya “Here We Go” miliknya selama ini menjadi penanda bahwa sebuah kesepakatan tinggal menunggu pengumuman resmi. Meski demikian, pengumuman klub tetap menjadi sumber konfirmasi final — dan dalam kasus ini, publik tinggal menunggu hitungan jam hingga Tottenham merilis pernyataan resminya.
Bagi Eintracht Frankfurt, kepergian Marmoush menutup babak penting perjalanan klub di Bundesliga. Klub asal kota Frankfurt itu kini harus mencari pengganti yang mampu mengisi peran yang ditinggalkan pemain asal Mesir tersebut, dengan dana segar dari penjualan ini sebagai modal belanja. Sementara bagi Tottenham, hadirnya Marmoush diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan daya gedor tim yang sempat tumpul di laga pembuka musim.
Satu hal yang patut dinantikan adalah bagaimana Marmoush akan diintegrasikan ke skuad utama Tottenham. Dengan jadwal kompetisi yang padat — Premier League, piala domestik, dan kompetisi Eropa — kedalaman skuad menjadi faktor penentu. Kehadiran pemain dengan pengalaman internasional seperti Marmoush memberi pelatih lebih banyak opsi rotasi tanpa mengorbankan kualitas, sesuatu yang sangat dibutuhkan klub sekelas Tottenham dalam perjalanan panjang satu musim.
Dengan penandatanganan kontrak yang tinggal menunggu waktu, saga Marmoush dipastikan berakhir manis bagi pendukung Spurs. Yang tersisa hanyalah pengumuman resmi klub, yang biasanya menyusul setelah seluruh dokumen ditandatangani. Hingga berita ini ditulis, laporan Romano merupakan sumber utama perkembangan transfer ini — dan pengumuman resmi Tottenham akan menjadi konfirmasi final yang dinantikan.
