Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung daerah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dan pemulihan masyarakat berjalan optimal pascagempa yang mengguncang Pulau Flores.
Informasi ini disampaikan melalui akun resmi Kementerian Dalam Negeri di media sosial X pada Senin (24/8/2026). Dalam kunjungannya, Mendagri turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi warga dan proses pemulihan di daerah yang terdampak.
Konteks Gempa NTT
Wilayah NTT, khususnya Pulau Flores, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada pertengahan Agustus 2026. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa ini menewaskan 83 orang, melukai 986 orang, dan menyebabkan 110.785 warga mengungsi. Sebanyak 44.946 rumah rusak di delapan kabupaten, dengan dampak terparah di Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga
Warga Wae Pesi Blokir Jalan karena Bantuan Gempa Belum Tiba
Perhatian Pemerintah Pusat
Kunjungan Mendagri menjadi bagian dari rangkaian perhatian pemerintah pusat terhadap pemulihan pascagempa NTT. Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau posko pengungsian di Manggarai dan Manggarai Timur, sementara Komisi IX DPR RI melakukan peninjauan khusus terkait layanan kesehatan para korban. Sebagai pembina pemerintahan daerah, kehadiran Mendagri penting untuk memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan, termasuk penyaluran bantuan serta rehabilitasi infrastruktur dan layanan publik.
Kunjungan pejabat pusat secara beruntun menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana. Dengan pemantauan langsung dari tingkat kementerian, diharapkan proses pemulihan, mulai dari relokasi pengungsi hingga pemulihan ekonomi warga, dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
