Lompat ke konten

Polri Kerahkan Tim K-9 SAR Cari Korban Gempa NTT di Manggarai

Polri Kerahkan Tim K-9 SAR Cari Korban Gempa NTT di Manggarai
Foto: @DivHumas_Polri (X)

Polri memperkuat operasi kemanusiaan pascagempa bumi yang melanda Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mengerahkan Tim K-9 SAR untuk membantu mencari korban yang masih belum ditemukan. Sejak 16 Agustus 2026, sebanyak 21 personel bersama 10 anjing K-9 diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Hal itu disampaikan Divisi Humas Polri melalui akun resmi @DivHumas_Polri pada Minggu (23/8). Tim K-9 yang dikerahkan memiliki kemampuan Canine Search and Rescue (CSAR) dan cadaver, yakni mendeteksi keberadaan korban selamat maupun korban meninggal dunia di lokasi bencana. https://x.com/DivHumas_Polri/status/2091414168549404881

Di wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, empat anjing K-9 bernama Rubin, Gizi, Kyara, dan Dasa menyisir dua lokasi pada Rabu (19/8). Sebelum pencarian, area terlebih dahulu disterilkan demi memastikan keselamatan personel dan satwa. Hasilnya, kedua lokasi dinyatakan clear setelah tidak ditemukan korban, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal dunia.

Baca Juga PDIP Kirim Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati ke NTT

“Polri terus mengerahkan kemampuan terbaik untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT. Tim K-9 SAR memiliki kemampuan khusus untuk mendeteksi keberadaan korban, baik yang masih hidup maupun korban meninggal dunia, sehingga diharapkan dapat membantu mempercepat proses pencarian di lapangan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (20/8).

Bagian Operasi Kemanusiaan Terpadu

Pengerahan Tim K-9 SAR menjadi salah satu lini dalam operasi penanganan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 16 Agustus 2026. Operasi kemanusiaan berlangsung terpadu melibatkan TNI, BNPB, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait, mulai dari evakuasi korban, pendirian posko pengungsian, dapur umum, hingga trauma healing bagi anak-anak penyintas.

Dengan kemampuan deteksi yang dimiliki, tim K-9 diharapkan mempercepat proses pencarian di medan yang sulit. Polri menegaskan komitmennya terus mendampingi masyarakat terdampak hingga masa pemulihan pascabencana berjalan.

Ditulis oleh

Lanjut Baca