Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (21/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.
Dilansir dari unggahan resmi Kementerian Koordinator PMK di media sosial, Jumat petang, Wapres Gibran bersama Menko PMK Pratikno meninjau lokasi bencana di Desa Waso dan Puskesmas Reo, Manggarai. Kedua lokasi itu merupakan wilayah yang merasakan dampak guncangan gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada 18 Agustus lalu.
Tak hanya itu, rombongan juga mengunjungi Posko Pengungsian Golo Conggo dan SMAN 2 Sambi Rampas yang terdampak gempa. Kunjungan ke sekolah dan posko pengungsian menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap layanan pendidikan dan kondisi warga yang mengungsi pascabencana.
Baca Juga
Fraksi PDIP Desak Langkah Luar Biasa Tangani Karhutla, TNI Padamkan Api di Gambut Kalteng
Kunjungan di Tengah Masa Tanggap Darurat
Kunjungan Wapres Gibran dilakukan saat penanganan darurat gempa NTT memasuki hari ketujuh. Gempa M7,7 yang berpusat di wilayah Laut Flores itu menyebabkan kerusakan di sejumlah kabupaten, antara lain Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo, dengan ribuan warga mengungsi.
Pemerintah pusat melalui berbagai kementerian dan lembaga terus menggelar upaya tanggap darurat, mulai dari pendirian posko pengungsian, penyaluran logistik dan sembako, hingga penanganan fasilitas kesehatan dan sekolah yang rusak. Kunjungan Wapres kali ini menjadi sinyal bahwa pemulihan korban dan infrastruktur terdampak menjadi prioritas.
Kehadiran Wapres di Puskesmas Reo juga menegaskan pentingnya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi warga terdampak, sementara kunjungan ke SMAN 2 Sambi Rampas menyoroti perlunya pemulihan cepat dunia pendidikan anak-anak korban gempa, termasuk melalui skema pembelajaran darurat.
