Lompat ke konten

TNI Siagakan 66.510 Personel Hadapi Karhutla

TNI Siagakan 66.510 Personel Hadapi Karhutla
Foto: Puspen TNI (X)

Jakarta — Tentara Nasional Indonesia (TNI) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah dengan menyiagakan 66.510 personel. Dari jumlah itu, sebanyak 16.740 personel telah dikerahkan untuk menangani karhutla pada Jumat (21/8/2026).

Informasi tersebut disampaikan Pusat Penerangan TNI melalui akun resmi X (Twitter) @Puspen_TNI, Sabtu (22/8/2026). Dalam unggahannya, TNI menyatakan pengerahan personel dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan, dengan mengutamakan kecepatan respons, efektivitas penanganan, serta upaya mencegah kebakaran meluas.

Angka kesiapsiagaan ini jauh meningkat dibandingkan data yang disampaikan TNI sebelumnya, ketika 14.167 personel disebut terlibat dalam sinergi penanganan karhutla bersama pemerintah daerah, Polri, damkar, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat.

Baca Juga Mendagri Tito Karnavian Tinjau Langsung Daerah Terdampak Gempa NTT

Karhutla Kalimantan dan Sumatera

Karhutla dalam sepekan terakhir menjadi perhatian nasional karena titik api meluas di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera. TNI tidak hanya mengerahkan personel darat, tetapi juga mendukung operasi modifikasi cuaca dengan tiga pesawat Cassa-212 TNI AU untuk penyemaian awan atau hujan buatan, serta mendukung satuan tugas udara BNPB di enam provinsi prioritas: Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Di lapangan, prajurit TNI bersama satgas karhutla juga turun memadamkan titik api gambut, antara lain di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dan di wilayah Ketapang, Kalimantan Barat.

Kesiapsiagaan 66.510 personel ini menjadi bagian dari dukungan TNI membantu pemerintah menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Ditulis oleh

Lanjut Baca