Lompat ke konten

KASAU Serahkan Logistik untuk Penyintas Gempa NTT, 55 Ton Bantuan Diterbangkan

KASAU Serahkan Logistik untuk Penyintas Gempa NTT, 55 Ton Bantuan Diterbangkan
Foto: BNPB (X)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat distribusi bantuan untuk penyintas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kamis (20/8/2026), dua perkembangan penting terjadi: Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyerahkan dukungan logistik kemanusiaan, dan sebanyak 55 ton bantuan diterbangkan dari Bandara Komodo, Labuan Bajo, menuju wilayah terdampak.

Melalui akun resmi X (Twitter) @BNPB_Indonesia, BNPB menyampaikan bahwa Pos Pendukung Logistik Nasional (POSDUKLOGNAS) telah menerima dukungan logistik yang diserahkan secara resmi oleh KASAU untuk penyintas gempa NTT. Dalam misi kemanusiaan tersebut, total 34.380 kilogram bantuan logistik dikerahkan, dengan 17.000 kilogram tahap pertama berhasil diterbangkan hari ini menuju lokasi terdampak, sementara 17.380 kilogram sisanya disiagakan di DAAU untuk jadwal penerbangan berikutnya.

Sinergi TNI AU dan BNPB

Mewakili POSDUKLOGNAS, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Dra. Andi Eviana, M.Si., mengapresiasi dukungan dan kolaborasi jajaran TNI AU. “Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci penting dalam upaya percepatan penanganan pascagempa di wilayah terdampak,” demikian pernyataan BNPB dalam unggahannya.

BNPB menegaskan, melalui pengoperasian armada udara TNI Angkatan Udara, seluruh rantai distribusi logistik diprioritaskan berjalan lancar agar bantuan dapat diterima dengan cepat oleh masyarakat yang membutuhkan. Baca Juga KPK Tahan HNV, Eks Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus

55 Ton dari Labuan Bajo

Dalam unggahan terpisah, BNPB melaporkan dukungan logistik untuk masyarakat terdampak gempa M7,7 Flores terus bergerak. Dari Bandara Komodo, Labuan Bajo, tiga sorti penerbangan menggunakan satu unit pesawat A400 dan dua unit Hercules C-130 membawa sekitar 55 ton bantuan kemanusiaan menuju wilayah terdampak di NTT.

Pergerakan bantuan ini merupakan bagian dari sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dengan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penanganan pascagempa NTT terus berlanjut sejak gempa M7,7 menghantam wilayah Flores pada 18 Agustus lalu. Sebelumnya, BNPB juga telah mengerahkan KRI Bung Hatta untuk mengangkut logistik serta menerima puluhan ton bantuan yang diterbangkan TNI AU. Rantai distribusi ini menjadi krusial mengingat banyak wilayah terdampak berada di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Ditulis oleh

Lanjut Baca