ASATUNEWS.CO, Palermo — Palermo memastikan tiket ke babak 16 besar Coppa Italia Frecciarossa 2026/27 setelah menumbangkan Mantova dengan skor telak 5-2 pada laga babak 32 besar di Stadio Renzo Barbera, Kamis malam waktu Italia. Kemenangan itu diumumkan langsung oleh akun resmi klub melalui unggahan @Palermofficial yang menyebut Palermo “terbang” ke babak 16 besar. Pahlawan kemenangan kali ini adalah penyerang asal Finlandia, Joel Pohjanpalo, yang baru dimasukkan pada menit ke-61 dan langsung mencetak dua gol, termasuk gol penutup di pengujung laga.
Pertandingan berjalan sengit dan penuh drama. Palermo sempat unggul dua gol lebih dulu, lalu kedudukan sempat imbang 2-2 setelah Mantova bangkit dalam tiga menit, sebelum tim tuan rumah kembali menjauh dengan tiga gol beruntun di 20 menit terakhir. Total tujuh gol tercipta dalam laga ini, dengan lima gol di antaranya hadir setelah menit ke-50. Bagi Mantova, kekalahan ini menghentikan laju mereka di kompetisi piala, sementara Palermo berhak melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Bologna.
Kronologi Pesta Gol di Stadio Renzo Barbera
Palermo membuka keunggulan lebih awal. Pada menit ke-9, Gabriel Strefezza menuntaskan umpan Claudio Gomes untuk membawa tuan rumah unggul 1-0. Jelang turun minum, tepatnya pada menit 45+6, Antonio Palumbo menggandakan keunggulan lewat titik penalti sehingga skor menjadi 2-0 untuk Palermo saat jeda.
Memasuki babak kedua, Mantova menunjukkan perlawanan sengit. Francesco Ruocco memperkecil kedudukan pada menit ke-52, dan hanya tiga menit berselang, Rachid Kouda menyamakan skor menjadi 2-2 melalui umpan Rares Ilie. Unggahan @Palermofficial mencatat gol Kouda tersebut sebagai gol penyama kedudukan Mantova pada menit ke-55. Kedudukan imbang itu bertahan hingga Palermo melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-61, memasukkan Joel Pohjanpalo, Hernani, dan Peda.
Keputusan pelatih itu terbukti jitu. Pada menit ke-70, Pohjanpalo yang baru enam menit berada di lapangan menjebol gawang Mantova memanfaatkan umpan Dennis Johnsen, mengubah skor menjadi 3-2. Unggahan video gol tersebut diabadikan akun resmi Palermo dengan sorakan “entra e segna” — masuk dan langsung mencetak gol. Palermo kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-89 lewat gol Dennis Johnsen yang memaksimalkan umpan Jacopo Segre, sebelum Pohjanpalo menuntaskan pesta gol dengan gol keduanya pada menit 90+5 memanfaatkan assist Vavassori. Skor akhir 5-2. Laga ini menyajikan pola pertandingan yang jarang terlihat: lima dari tujuh gol tercipta dalam sekitar 40 menit terakhir, sejak menit ke-52 hingga injury time babak kedua. Mantova nyaris mencatat comeback sempurna setelah tertinggal dua gol, tetapi kedalaman skuad tuan rumah — yang mampu menghadirkan Pohjanpalo, Hernani, dan Peda dari bangku cadangan pada menit ke-61 — menjadi pembeda di sisa pertandingan.
Baca Juga
Liverpool Capai Kesepakatan Lisan Rekrut Bradley Barcola dari PSG, Here We Go
Pohjanpalo, Pahlawan dari Bangku Cadangan
Joel Pohjanpalo menjadi bintang utama laga ini. Dimasukkan pada menit ke-61 menggantikan Matteo Gabrielloni, penyerang tim nasional Finlandia itu mencetak gol pada menit ke-70 dan menit 90+5. Akun resmi Lega Serie A, @SerieA, mencatat bahwa dwigol Pohjanpalo inilah yang membawa Palermo lolos ke babak 16 besar Coppa Italia Frecciarossa musim ini. Peran “super-sub” seperti ini bukan hal asing bagi Pohjanpalo, yang dikenal sebagai penyerang haus gol di sepak bola Italia setelah sebelumnya menjadi andalan lini depan Venezia dan sempat merasakan atmosfer Bundesliga Jerman. Baginya, mencetak dua gol hanya dalam 34 menit bermain menjadi pembuktian bahwa dirinya tetap tajam meski memulai laga dari bangku cadangan.
Selain Pohjanpalo, Dennis Johnsen juga tampil impresif dengan torehan satu gol dan satu assist. Golnya pada menit ke-89, yang oleh @SerieA disebut sebagai gol keempat Palermo atau “poker”, praktis memastikan kemenangan tuan rumah sebelum Pohjanpalo menambah gol kelima di masa injury time. Menariknya, Vavassori yang mencatat assist untuk gol terakhir Palermo adalah pemain yang sama yang mencetak gol debutnya saat Palermo menyingkirkan Lecce di putaran sebelumnya.
Langkah Berikutnya: Menantang Bologna
Dengan kemenangan ini, Palermo melaju ke babak 16 besar (ottavi) dan akan berhadapan dengan Bologna. “Vinciamo e voliamo agli ottavi di finale! Ci vediamo a Bologna,” tulis akun resmi Palermo dalam unggahan seusai laga — “Kami menang dan terbang ke babak 16 besar! Sampai jumpa di Bologna.” Bologna sendiri merupakan salah satu klub Serie A yang langsung bertanding di babak 16 besar sebagai unggulan kompetisi piala musim ini.
Kemenangan 5-2 ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi Palermo yang musim ini berlaga di Serie B. Klub kebanggaan kota Palermo, Sisilia, yang bermarkas di Stadio Renzo Barbera, memiliki sejarah panjang di sepak bola Italia — termasuk dua dekade berlaga reguler di Serie A pada era 2000-an hingga awal 2010-an serta capaian menjadi finalis Coppa Italia. Adapun Mantova, klub dari Lombardia yang didirikan pada 1911, harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah sempat memberi perlawanan ketat dengan menyamakan kedudukan 2-2 di babak kedua.
Bagi Palermo, konsistensi di kompetisi piala menjadi modal berharga di tengah perjalanan mereka di Serie B musim 2026/27. Setelah menyingkirkan Lecce dan Mantova, langkah berikutnya melawan tim kasta tertinggi seperti Bologna akan menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur kualitas skuad Palermo. Kegembiraan suporter di Renzo Barbera pada Kamis malam itu setidaknya memberi gambaran bahwa ambisi klub asal Sisilia untuk kembali bersaing di level atas masih menyala. Coppa Italia Frecciarossa sendiri memakai format gugur penuh yang mempertemukan klub dari berbagai kasta. Palermo dan Mantova, dua klub Serie B musim ini, harus melewati babak-babak awal lebih dulu, sementara sejumlah unggulan Serie A baru turun pada babak 16 besar — format yang kerap melahirkan kejutan dan menjadi panggung pembuktian bagi klub kasta kedua. Di liga, jadwal Palermo pun tetap padat: berdasarkan jadwal resmi Serie B, mereka dijadwalkan menjamu Sampdoria di Renzo Barbera pada Senin (7/9/2026) dalam lanjutan kompetisi, dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah pesta gol ke gawang Mantova.
