ASATUNEWS.CO, London — Wrexham AFC memetik kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah Millwall di Stadion The Den, London, pada lanjutan EFL Championship yang digelar Kamis dini hari WIB (3/9/2026). Tiga gol tanpa balas itu memastikan klub milik aktor Hollywood Ryan Reynolds dan Rob McElhenney itu membawa pulang tiga poin penuh dari kandang salah satu tim keras ibu kota Inggris. Hasil ini sekaligus menjadi salah satu perbincangan hangat warganet Indonesia di Google Trends, seiring laga-laga Liga Inggris divisi kedua yang memang banyak diikuti penggemar sepak bola Tanah Air.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Wrexham tampil percaya diri sejak menit awal. Unggulan tuan rumah justru kesulitan membangun serangan. Klub berjuluk The Lions itu sempat memberikan perlawanan, namun penyelesaian akhir Wrexham jauh lebih klinis. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Millwall yang berharap memanfaatkan laga kandang untuk mendongkrak posisi di klasemen.
Dikutip dari akun resmi Wrexham AFC di X (Twitter), kemenangan tersebut dirayakan dengan unggahan penuh semangat bertuliskan “TOWN AWAY, I LIKE IT” yang disertai foto selebrasi para pemain di depan pendukung tandang. Sementara itu, akun resmi Millwall hanya menulis singkat “Defeat at The Den” alias kekalahan di kandang sendiri, mengonfirmasi hasil akhir 0-3 dari pertandingan yang berlangsung Rabu malam waktu Inggris tersebut. Dua akun resmi klub yang saling menguatkan ini menjadi dasar verifikasi hasil laga.
Kronologi Laga di The Den
Wrexham unggul lebih dulu di babak pertama. Tim asuhan manajer asal Wales itu menutup 45 menit pertama dengan keunggulan 1-0 setelah berhasil membobol gawang Millwall yang dikawal Max Crocombe. Memasuki babak kedua, dominasi Wrexham semakin nyata. Pada menit ke-50, bek tengah Max Cleworth menunjukkan kualitasnya dengan tekel bersih untuk meredam pergerakan penyerang Millwall, Lyndon Dykes, seperti diunggah akun resmi Wrexham.
Menit ke-52 menjadi momentum krusial. Kieffer Moore menggandakan keunggulan Wrexham menjadi 2-0. Gol bermula dari umpan mendatar Josh Windass yang kemudian disambar Moore untuk menaklukkan kiper tuan rumah dari sisi luar kotak penalti. Akun resmi Wrexham menulis “KIEFFER AT THE DEN AGAIN” — merujuk pada kebiasaan Moore mencetak gol di stadion tersebut — disusul keterangan bahwa Windass mengalirkan bola dan Moore menempatkannya tepat di pojok gawang. Unggahan lengkap gol tersebut dapat disimak melalui tautan posting gol Kieffer Moore di akun X resmi Wrexham.
Millwall nyaris memperkecil ketertinggalan saat Lewis O’Brien, yang diumpan terobosan oleh Moore, melepaskan tembakan pertamanya, namun bola masih melambung di atas mistar gawang. Peluang tersebut dicatat akun resmi Millwall pada menit ke-52 dengan skor 0-2. Pertandingan kemudian berjalan semakin dikuasai tim tamu.
Ekomie Cetak Gol Perdana untuk Wrexham
Pada menit ke-69, Wrexham mengunci kemenangan lewat gol ketiga yang dicetak Jacques Ekomie. Gol bermula dari sepak pojok dan pergerakan cepat Danny Imray Jr yang baru saja masuk, sebelum bola diselesaikan Ekomie untuk menaklukkan Crocombe. Gol tersebut menjadi gol perdananya sejak bergabung dengan Wrexham, sebagaimana ditulis akun resmi klub: “JACQUES’ FIRST GOAL”. Detail gol tersebut diunggah melalui posting gol perdana Ekomie di akun X resmi Wrexham.
Penampilan Ekomie mendapat pujian khusus dari klub. Saat digantikan Ryan Longman sekitar menit ke-80, akun resmi Wrexham menyebut penampilan pemain asal Kamerun itu sepanjang laga sebagai penampilan yang luar biasa. Kehadirannya di lini depan Wrexham musim ini memberi dimensi baru dalam serangan, melengkapi duet dengan Moore yang kerap menjadi andalan di lini depan.
Baca Juga
Di Gregorio ke Bournemouth, Dokumen Pinjaman Tuntas
Kemenangan ini juga menegaskan konsistensi Wrexham, klub yang sempat menjadi sorotan global lewat dokumenter “Welcome to Wrexham” yang kini sudah memasuki musim kelima dan tayang di platform streaming Hulu serta Disney+. Sejak diambil alih Ryan Reynolds dan Rob McElhenney pada 2021, klub asal Wales Utara ini menanjak dari divisi kelima Inggris hingga kini berkompetisi di Championship, kasta kedua sepak bola Inggris.
Dampak dan Arti Kemenangan
Tiga poin dari The Den menjadi modal berharga Wrexham dalam persaingan ketat Championship musim ini. Kemenangan tandang dengan selisih tiga gol juga memperbaiki produktivitas gol tim, faktor yang kerap menjadi pembeda di akhir musim ketika klasemen berselisih tipis. Bagi Millwall, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi lini pertahanan yang kebobolan tiga gol di kandang sendiri.
Penting dicatat, laga ini merupakan bagian dari rangkaian pertandingan tengah pekan Championship yang padat. Jadwal padat semacam ini kerap menjadi ujian kedalaman skuad — tim yang mampu merotasi pemain tanpa kehilangan kualitas biasanya yang bertahan di papan atas hingga akhir musim. Wrexham membuktikan kedalaman itu di The Den, sementara Millwall harus segera bangkit karena poin yang hilang di kandang sendiri biasanya paling berat dikejar di akhir musim.
Ada pula kaitan khusus dengan sepak bola Indonesia. Millwall pada musim 2026/27 diperkuat bek tim nasional Indonesia, Elkan Baggott, yang diumumkan klub dengan nomor punggung 12 pada bursa transfer musim panas lalu. Kehadiran Baggott di skuad Millwall membuat laga-laga The Lions semakin menarik diikuti pendukung Indonesia — meski pada laga dini hari tadi, nama sang bek tidak tercatat dalam unggahan-unggahan resmi klub sepanjang pertandingan.
Bagi para penggemar di Indonesia, laga ini juga menegaskan daya tarik Championship yang kerap menghadirkan kejutan. Hasil akhir 0-3 untuk tim tamu tercatat konsisten antara akun resmi kedua klub — Millwall mengonfirmasi kekalahan di kandang, sementara Wrexham merayakan kemenangan tandang — sehingga laporan ini tersusun dari dua sumber primer yang saling menguatkan.
Sorotan terhadap laga ini di Indonesia juga tidak lepas dari fenomena Wrexham sendiri. Klub yang kisah kebangkitannya didokumentasikan dalam serial “Welcome to Wrexham” ini memiliki daya tarik emosional yang kuat: dari klub semi-profesional yang nyaris bangkrut menjadi tim yang kini bersaing di level kedua sepak bola Inggris. Cerita semacam itu selalu menarik minat publik Indonesia yang mencintai narasi underdog, terlebih dengan kehadiran bintang-bintang Hollywood di kursi pemilik klub.
Sementara itu, bagi pendukung Millwall, kekalahan di kandang sendiri tentu mengecewakan. The Den dikenal sebagai stadion dengan atmosfer paling intens di Inggris, dan dukungan suporter tuan rumah sepanjang laga tetap layak diapresiasi. Namun di atas lapangan, Wrexham tampil lebih terorganisasi, lebih efisien, dan pantas membawa pulang tiga poin. Kemenangan ini juga menempatkan Wrexham dalam posisi yang nyaman untuk terus bersaing di papan atas klasemen Championship musim ini.
