Lompat ke konten

Timnas U-20 Hajar Laos 3-0, Puncaki Klasemen Grup H

Timnas U-20 Hajar Laos 3-0, Puncaki Klasemen Grup H
Foto: @TimnasIndonesia (X)

ASATUNEWS.CO, Vientiane — Tim Nasional U-20 Indonesia, Garuda Muda, meraih kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah Laos pada matchday kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Stadion Nasional Lao KM16, Vientiane, Kamis (3/9/2026) malam WIB. Tiga gol kemenangan dicetak Fabio Azka pada menit kelima serta dwigol Zahaby Gholy pada menit 39 dan 63. Hasil ini, sebagaimana dikutip dari unggahan resmi akun X (Twitter) @TimnasIndonesia, mengantar Garuda Muda ke puncak klasemen sementara Grup H.

Kemenangan ini sekaligus menuntaskan pekerjaan rumah yang sempat menghantui skuad asuhan PSSI itu sejak laga pembuka. Sebelumnya, Indonesia hanya bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada matchday pertama, Senin (31/8/2026), sehingga laga kontra Laos menjadi harga mati untuk menjaga asa melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China. Kali ini, penyelesaian akhir yang sempat menjadi sorotan justru tampil tajam: tiga gol tercipta dari skema serangan yang variatif, dan gawang Indonesia pun bersih dari kebobolan.

Kronologi Laga yang Tertunda Hujan

Laga sejatinya dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB, tetapi ditunda akibat kondisi cuaca ekstrem di Vientiane. Berdasarkan unggahan akun resmi @TimnasIndonesia, pertandingan baru benar-benar dimulai sekitar pukul 21.02 WIB, ditandai unggahan “KICK-OFF” yang tayang pukul 14.02 UTC. Hujan lebat dan petir memang menjadi semacam “hantu” di Stadion Nasional Lao KM16 sepanjang hari itu. Pada laga Malaysia kontra Australia yang dimainkan lebih dulu di venue yang sama, pertandingan bahkan sempat dihentikan pada menit 31 selama dua jam sebelum akhirnya dilanjutkan.

Begitu kickoff, Indonesia langsung tampil menekan. Fabio Azka membuka keunggulan pada menit kelima, memberi Garuda Muda awal yang nyaris sempurna. Memasuki menit 39, Zahaby Gholy menggandakan keunggulan menjadi 2-0, skor yang bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua, dominasi Indonesia berlanjut. Gholy menuntaskan dwigolnya pada menit 63 lewat gol yang oleh akun resmi tim nasional disebut spektakuler. “WHAT A GOALLL! GHOLY ON FIREEE,” tulis @TimnasIndonesia dalam unggahan perkembangan laga yang tayang pukul 15.24 UTC.

Keunggulan 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Dalam unggahan status penuh waktu, akun resmi @TimnasIndonesia menulis: “Tiga gol tanpa balas mengantar Garuda Muda ke puncak klasemen sementara Grup H.” Unggahan yang sama mengonfirmasi daftar pencetak gol secara lengkap: Fabio Azka (5′), Zahaby Gholy (39′), dan Zahaby Gholy (63′).

Laga Paralel: Malaysia Vs Australia Ikut Terkendala Cuaca

Pada matchday kedua Grup H, laga paralel antara Malaysia dan Australia juga berlangsung dramatis di venue yang sama. Dikutip dari akun resmi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), @FAM_Malaysia, laga sempat dihentikan pada menit 31 karena hujan lebat dan petir, lalu disambung kembali setelah tertunda dua jam. Malaysia sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Marcus Neill pada menit keempat, sebelum berbalik unggul 2-1 melalui Fadhlul Hadi Zulkarnain (50′) dan Izzuddin Afif Nazarudin (70′). Australia memaksakan hasil imbang 2-2 lewat gol Alaat Abdul-Rahman pada menit 82.

Hasil imbang itu membuat persaingan puncak Grup H kian ketat. Dengan kemenangan 3-0 atas Laos, Indonesia mengoleksi empat poin dari dua laga dan duduk di puncak klasemen sementara, di atas Australia yang juga mengumpulkan empat poin. Malaysia menguntit dengan dua poin hasil dua imbang, sementara Laos belum mengoleksi poin sama sekali.

Laga Penentu Kontra Australia

Peta persaingan Grup H pun mengerucut pada matchday pamungkas. Indonesia dijadwalkan menghadapi Australia pada laga terakhir penyisihan grup, sementara Malaysia bertemu Laos di waktu yang sama. Laga kontra Australia akan menjadi penentu: Indonesia bisa memastikan status juara grup jika mampu memetik kemenangan, dan hasil imbang pun masih menjaga peluang Garuda Muda bergantung pada perhitungan selisih gol di klasemen akhir. Baca Juga Cienciano Lolos ke Perempat Final Sudamericana Meski Kalah dari Botafogo

Status juara grup menjadi penting karena hanya juara grup dan sejumlah runner-up terbaik yang berhak melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China. Karena itu, kemenangan telak 3-0 atas Laos bukan sekadar tiga poin — selisih gol yang besar juga menjadi “modal berharga” jika nanti posisi Indonesia harus ditentukan lewat perbandingan angka dengan tim lain di klasemen runner-up terbaik.

Perjalanan Garuda Muda di Grup H sejauh ini bisa dilihat pada tabel berikut:

MatchdayLagaSkorKeterangan
MD1 (31/8/2026)Indonesia vs Malaysia0-0Imbang; finishing jadi sorotan
MD2 (3/9/2026)Laos vs Indonesia0-3Fabio Azka 5′; Gholy 39′ & 63′

Sementara itu, hasil matchday kedua Grup H secara keseluruhan adalah sebagai berikut:

LagaSkorPencetak Gol
Laos vs Indonesia0-3Fabio Azka 5′; Zahaby Gholy 39′, 63′
Malaysia vs Australia2-2Fadhlul Hadi 50′, Izzuddin Afif 70′; Marcus Neill 4′, Alaat Abdul-Rahman 82′

Dwigol Zahaby Gholy menjadi sorotan utama laga ini. Setelah tampil kurang efektif di laga pembuka, pemain yang menjadi andalan di lini serang Garuda Muda itu menunjukkan ketajaman yang selama ini dinantikan publik. Dua golnya datang dari pergerakan dan penyelesaian yang tenang di kotak penalti, sinyal positif bagi lini depan Indonesia menjelang duel penentu kontra Australia. Kontribusi Fabio Azka lewat gol cepat pada menit kelima juga layak diapresiasi karena mampu memaksa Laos keluar dari rencana permainan bertahan mereka sejak awal.

Apa Artinya bagi Garuda Muda

Kemenangan ini menempatkan Indonesia dalam posisi yang jauh lebih nyaman dibanding sebelum laga. Sebelum matchday kedua, Garuda Muda berada di bawah tekanan setelah gagal mencetak gol kala ditahan Malaysia. Kini, dengan empat poin dan puncak klasemen sementara di tangan, kepercayaan diri skuad asuhan PSSI itu kembali pulih — modal penting mengingat Australia dipastikan menjadi ujian terberat di fase grup.

Selain itu, laga kontra Laos juga membuktikan bahwa tim mampu tampil konsisten di tengah kondisi yang tidak ideal. Penundaan kickoff akibat hujan dan petir, lapangan yang basah, serta atmosfer laga kandang tuan rumah tidak mengubah ritme permainan Indonesia. Hal itu menjadi nilai tambah tersendiri: Garuda Muda tidak hanya menang, tetapi juga mampu mengelola laga dalam situasi yang tidak mudah.

Dengan segala perkembangan itu, fokus Garuda Muda kini tertuju pada laga pamungkas melawan Australia. Duel tersebut akan menjadi penentu nasib Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 — apakah mampu mempertahankan puncak klasemen dan memastikan tiket ke putaran final di China, atau harus bergantung pada perhitungan runner-up terbaik. Satu hal yang pasti: kemenangan 3-0 atas Laos telah mengubah peta persaingan Grup H dan menghidupkan kembali asa Garuda Muda.

Ditulis oleh

Lanjut Baca