Lompat ke konten

Sabalenka Lumat Iatcenko 6-1 6-1 di Babak Kedua US Open

Sabalenka Lumat Iatcenko 6-1 6-1 di Babak Kedua US Open
Foto: @WTA (X)

ASATUNEWS.CO, New York — Aryna Sabalenka, petenis putri peringkat satu dunia, melaju mulus ke babak ketiga US Open 2026 setelah menumbangkan Polina Iatcenko dua set langsung 6-1, 6-1 pada babak kedua (Round of 64) di New York, Amerika Serikat, Rabu (2/9/2026) malam waktu setempat atau Kamis (3/9/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut diumumkan langsung oleh akun resmi WTA (@WTA) dan penyelenggara turnamen (@usopen) beberapa saat setelah laga usai. Dalam unggahan resminya, WTA menulis Sabalenka melaju melewati Iatcenko dengan skor telak 6-1, 6-1, sementara @usopen memastikan bahwa Sabalenka lolos dengan aman ke babak ketiga atau putaran ketiga turnamen Grand Slam itu.

Dominasi Sabalenka terlihat sejak awal pertandingan. Pada pembaruan set pertama, WTA mencatat bahwa unggulan teratas itu menuntaskan set pembuka hanya dalam 23 menit dengan skor 6-1. Pola permainan agresif dan servis kuat khas Sabalenka nyaris tidak memberi ruang bagi lawannya untuk mengembangkan permainan sepanjang laga.

Penampilan Dominan Unggulan Teratas

Kemenangan 6-1, 6-1 ini menjadi bukti lain ketajaman permainan Sabalenka di atas lapangan keras (hard court), permukaan yang selama ini menjadi salah satu andalannya. Sepanjang laga, petenis asal Belarusia itu hanya kehilangan dua game, menandakan kendali penuh atas jalannya pertandingan sejak poin pertama hingga match point.

Yang patut dicatat, unggahan @usopen yang mengonfirmasi kelolosan Sabalenka ke babak ketiga disertai foto dokumentasi pertandingan dengan keterangan skor 6-1, 6-1. Konsistensi laporan dari dua akun resmi — WTA sebagai induk organisasi tenis putri dunia dan akun resmi turnamen — menjadikan hasil ini terverifikasi tanpa celah, sejalan dengan praktik verifikasi silang hasil pertandingan antarakun resmi.

Performa ini sekaligus menjawab keraguan yang sempat muncul setelah Sabalenka dan unggulan lainnya tersingkir lebih awal di nomor ganda campuran pada pekan pembuka turnamen. Di nomor tunggal, Sabalenka menunjukkan fokus penuh dan tidak memberi peluang bagi lawan untuk mencuri set.

Dari sisi teknis, skor 6-1, 6-1 menggambarkan betapa efektifnya servis dan pengembalian pertama Sabalenka sepanjang laga. Lawan hanya mampu merebut satu game di setiap set, itu pun setelah berjuang keras mempertahankan servisnya. Pola semacam ini kerap menjadi ciri khas Sabalenka saat menghadapi lawan di bawah level permainannya: menekan sejak awal, memaksa lawan bertahan, lalu menutup game dengan pukulan winner.

Perjalanan Sabalenka di New York

Sabalenka tiba di New York dalam kondisi prima. Sebelum US Open, ia tercatat menuntaskan laga straight sets di ajang Cincinnati Open, turnamen pemanasan di atas lapangan keras yang kerap menjadi barometer performa para kontestan Grand Slam. Kedatangan Sabalenka ke New York pun disambut antusias para penggemar, dan ia sempat membagikan momen kebersamaannya dengan keluarga serta berbagai kegiatannya di kota tersebut melalui akun media sosialnya.

Baca Juga Kontrak Omar Marmoush dengan Tottenham Akan Diteken Kamis, Pinjaman 50 Juta Pound dengan Kewajiban Membeli

Bagi penggemar tenis di Indonesia, istilah babak kedua dan babak ketiga pada Grand Slam merujuk pada sistem gugur berjenjang. Babak pertama mempertemukan 128 petenis, babak kedua menyisakan 64 petenis, dan babak ketiga mempertemukan 32 petenis tersisa. Dengan kata lain, kemenangan atas Iatcenko memastikan Sabalenka masuk dalam jajaran 32 petenis putri terbaik yang masih bertahan di US Open tahun ini.

US Open 2026 merupakan Grand Slam penutup musim tenis yang digelar di kompleks USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York. Untuk sektor tunggal putri, pertandingan menggunakan format dua dari tiga set. Turnamen tahun ini sempat diwarnai penundaan sejumlah laga akibat hujan, termasuk laga babak pertama yang baru rampung pada hari ketiga, sehingga sejumlah petenis harus menjalani jadwal padat.

Di tengah kondisi tersebut, kemampuan Sabalenka menuntaskan pertandingan dengan cepat menjadi keuntungan tersendiri. Kemenangan dua set langsung dalam waktu singkat berarti ia menghemat energi untuk laga-laga berikutnya, faktor yang kerap menentukan di turnamen Grand Slam yang berlangsung dua pekan dengan sistem gugur.

Sementara itu, Polina Iatcenko, yang pada babak kedua langsung berhadapan dengan unggulan teratas, harus mengakui ketangguhan Sabalenka. Sepanjang laga, Iatcenko kesulitan keluar dari tekanan servis dan pengembalian lawan yang tampil dominan. Meski demikian, pengalaman tampil di babak kedua turnamen Grand Slam dengan menghadapi petenis peringkat satu dunia menjadi pelajaran berharga bagi perkembangan kariernya ke depan.

Babak Ketiga Menanti

Dengan hasil ini, Sabalenka melangkah ke babak ketiga yang mempertemukan 32 petenis terbaik turnamen. Lawan yang akan dihadapinya pada babak tersebut ditentukan melalui pertandingan-pertandingan lain yang berlangsung di sekitar jadwalnya. Sebagai unggulan teratas dan peringkat satu dunia, Sabalenka tetap menjadi salah satu kandidat terkuat perebut gelar juara US Open 2026.

Sorotan akan tertuju pada konsistensinya menghadapi lawan-lawannya di babak selanjutnya, terlebih persaingan sektor putri turnamen ini selalu menyimpan potensi kejutan dari petenis-petenis muda yang tampil lepas tanpa beban. Pengalaman bertanding di lapangan besar dan ketenangan menghadapi tekanan menjadi modal berharga bagi Sabalenka untuk melangkah lebih jauh di Flushing Meadows.

Catatan lain yang menarik dari kemenangan ini adalah kecepatan Sabalenka menyelesaikan pertandingan. Set pertama yang hanya berdurasi 23 menit menjadi indikasi bahwa petenis berusia 28 tahun itu berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Pada turnamen Grand Slam yang padat jadwal, kemampuan menuntaskan laga tanpa berlarut-larut kerap menjadi pembeda antara petenis yang mampu melaju jauh dan yang gugur lebih cepat karena kelelahan.

Kemenangan atas Iatcenko sekaligus menjadi sinyal bahwa Sabalenka datang ke New York dengan satu target: merebut gelar dan mempertahankan posisinya di puncak klasemen tenis putri dunia. Laga berikutnya akan menjadi ujian berikutnya bagi konsistensi permainannya di turnamen Grand Slam penutup musim ini.

Ditulis oleh

Lanjut Baca