ASATUNEWS.CO, Leicester — Leicester City akhirnya memetik kemenangan perdana di ajang League One musim 2026/2027 setelah menaklukkan Plymouth Argyle dengan skor 2-0 dalam laga yang berlangsung di King Power Stadium, Selasa malam waktu Inggris atau Rabu dini hari WIB. Dua gol kemenangan tuan rumah tercipta beruntun di pengujung babak pertama melalui Will Alves dan Harry Howell — sekaligus menjadi gol perdana keduanya bagi The Foxes di kompetisi resmi.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Russell Martin yang kesulitan meraih hasil positif di awal musim. Melalui unggahan resmi di akun X @LCFC, klub mengonfirmasi raihan tiga poin tersebut dengan semangat tinggi. “Three points on Filbert Way!” demikian bunyi unggahan resmi Leicester City usai pertandingan, disertai foto suasana stadion. Sementara itu, Plymouth Argyle melalui akun resminya @Argyle mengakui kekalahan tersebut lewat laporan pertandingan dengan judul tegas, “Leicester City 2-0 Argyle”, dan pelatih kepala Tom Cleverley menyebut hasil ini sebagai peluang yang terlewat (“a missed opportunity”) dalam wawancaranya yang dibagikan klub.
Kronologi Laga
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Leicester sempat kehilangan kiper utama Jakub Stolarczyk di sepuluh menit pertama setelah ia berbenturan dengan penyerang Plymouth, Ronan Curtis, dan harus ditandu keluar lapangan. Posisinya digantikan kiper veteran Alex McCarthy, yang langsung diuji oleh tekanan tim tamu. Will Evans sempat mengancam dengan melepaskan tembakan melintas di depan gawang, sebelum perlahan Leicester mulai menguasai permainan.
Alves, yang kembali masuk susunan starter, beberapa kali menjadi motor serangan. Ia sempat mengirim umpan tarik ke De Cordova-Reid yang tembakannya masih melenceng dari sasaran, sebelum kapten Harry Souttar mengancam lewat sundulan yang diamankan kiper Plymouth, Murphy Cooper. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil tepat di masa injury time babak pertama. Alves menusuk dari sisi sayap, melepaskan tembakan rendah yang mengenai pemain belakang Plymouth, Alexander Mitchell, sehingga bola berbelok arah dan mengecoh Cooper sebelum masuk ke gawang lewat bagian bawah mistar.
Kurang dari dua menit berselang, Leicester menggandakan keunggulan. Tembakan Sammy Braybrooke hanya mampu ditepis kiper Plymouth, dan bola jatuh ke kaki Harry Howell — pemain pinjaman dari Brighton & Hove Albion — yang langsung menyelesaikannya menjadi gol dari jarak dekat. Dua gol beruntun di pengujung babak pertama itu praktis mengubah wajah pertandingan, sebagaimana dirangkum dalam laporan resmi yang dibagikan Leicester City melalui unggahan “Up and running” di akun X resmi klub.
Di babak kedua, Plymouth mencoba bangkit dan nyaris memperkecil kedudukan di menit ke-90. Caleb Watts menjadi pusat dua momen besar: pertama, ia berada dalam posisi offside ketika bola memantul dari tiang gawang; kemudian, tembakannya digagalkan penyelamatan gemilang Alex McCarthy. Update menit ke-90 itu diunggah langsung oleh akun resmi @LCFC dengan catatan “2-0 | #LEIPAR”, dan skor tersebut bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca Juga
Amri/Nita Raih Medali Perunggu BWF World Championships 2026
Kemenangan Perdana di Bawah Russell Martin
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Leicester City pada musim 2026/2027 sekaligus kemenangan perdana Russell Martin sejak menukangi The Foxes. Martin, pelatih yang dikenal dengan gaya bermain penguasaan bola, dihadapkan pada tugas berat membangkitkan klub yang pernah menjadi juara Premier League 2015/2016 dan peraih Piala FA 2021. Keberadaan Leicester di kasta ketiga sepak bola Inggris merupakan kejatuhan yang langka bagi klub sebesar itu, sehingga setiap kemenangan di awal musim ini dinilai krusial untuk membangun kepercayaan diri tim.
Dua pencetak gol malam itu juga menjadi cerita tersendiri. Will Alves adalah produk akademi Leicester yang kembali dipercaya mengisi posisi starter, dan golnya menjadi pembuktian bahwa pembinaan pemain muda klub masih berjalan. Adapun Harry Howell, pemain pinjaman dari Brighton & Hove Albion, langsung menunjukkan kontribusinya dengan gol perdana yang dicetaknya kurang dari dua menit setelah rekan setimnya membuka keunggulan. Kombinasi pemain muda binaan sendiri dan pemain pinjaman yang tampil tajam menjadi sinyal positif bagi kedalaman skuad Leicester musim ini.
Dampak dan Situasi Klasemen
Tambahan tiga poin membawa Leicester naik ke peringkat 10 klasemen sementara League One pada fase awal musim. Meski masih terlalu dini untuk menentukan arah kompetisi, hasil ini setidaknya menghentikan tren negatif dan memberi pijakan bagi tim untuk bersaing di papan atas, mengingat target utama Leicester musim ini jelas: kembali ke Championship dan melanjutkan perjalanan menuju papan atas sepak bola Inggris.
| Data Laga | Keterangan |
|---|---|
| Kompetisi | League One Inggris 2026/2027 |
| Venue | King Power Stadium (Filbert Way), Leicester |
| Skor akhir | Leicester City 2-0 Plymouth Argyle |
| Pencetak gol | Will Alves (45+’), Harry Howell (45+’) |
| Pelatih | Russell Martin (Leicester), Tom Cleverley (Plymouth) |
| Kemenangan perdana musim | Ya |
| Posisi klasemen Leicester | Ke-10 (sementara) |
Di sisi lain, Plymouth Argyle harus menerima kenyataan pulang tanpa poin dari lawatan panjang mereka ke Midlands. Tim asuhan Tom Cleverley sejatinya tampil kompetitif, terutama di babak kedua, namun ketajaman di lini depan masih menjadi pekerjaan rumah. Pelatih Cleverley, dalam pernyataannya yang dibagikan melalui kanal resmi klub setelah laga, menyoroti peluang yang gagal dimanfaatkan timnya sebagai catatan utama untuk diperbaiki pada laga-laga berikutnya.
Laga Berikutnya
Leicester City dijadwalkan kembali bermain di kandang dengan menjamu Oxford United di Filbert Way pada Sabtu (5/9/2026), kick-off pukul 15.00 waktu setempat atau sekitar pukul 21.00 WIB. Laga tersebut akan menjadi ujian konsistensi bagi pasukan Russell Martin setelah meraih kemenangan perdana ini. Sementara itu, Plymouth Argyle akan berusaha bangkit dan memperbaiki posisi mereka di klasemen pada pekan-pekan mendatang. Dengan musim yang masih panjang, hasil positif dini hari tadi bisa menjadi titik balik bagi Leicester City untuk kembali menemukan identitas mereka sebagai klub besar Inggris.
