Lompat ke konten

Zabiri Hat-trick, Racing Santander Taklukkan Elche 3-2

Zabiri Hat-trick, Racing Santander Taklukkan Elche 3-2
Foto: @realracingclub (X)

ASATUNEWS.CO, Santander — Yassir Zabiri menjadi pahlawan kemenangan Racing Santander 3-2 atas Elche CF pada laga pekan ketiga La Liga (LALIGA EA SPORTS) musim 2026/27 di Stadion El Sardinero, Sabtu dini hari WIB. Penyerang asal Maroko itu mencetak hat-trick pada babak pertama — menit ke-14, 20, dan 35 — sebelum Elche memperkecil kedudukan lewat dua gol beruntun pada menit ke-77 dan 78. Akun resmi Racing Santander mengonfirmasi hasil akhir itu lewat unggahan di X: “⏹ ¡¡FINAAAAAAAAAL!! Racing 3-2 Elche (🎯 Zabiri x3)” (https://x.com/realracingclub/status/2093412168188170311).

Kemenangan ini terasa istimewa karena kedua tim memulai laga dengan modal sama-sama satu poin dari dua pertandingan pertama. Bagi Racing, ini menjadi kemenangan perdana musim ini sekaligus bukti bahwa tim asuhan José Alberto mampu bersaing di kasta tertinggi setelah 14 tahun absen. Sementara bagi Elche, kekalahan ini menyakitkan karena sempat memberikan perlawanan sengit di babak kedua sebelum akhirnya menyerah.

Laga ini menjadi ujian awal yang menarik: Racing yang baru promosi menghadapi Elche yang musim lalu bertahan di kasta tertinggi. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen awal musim, dan tensi pertandingan sejak menit pertama mencerminkan besarnya tekanan tersebut. Laga ini pun menjadi salah satu yang paling banyak dicari pengguna internet Indonesia pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Di Google Trends Indonesia, topik “racing santander vs elche” mencatat lonjakan pencarian dengan volume besar dan kenaikan lebih dari seribu pencarian, sementara nama “yassir zabiri” ikut melonjak seiring tiga golnya ke gawang Elche.

Kronologi Laga: Hat-trick Zabiri di Babak Pertama

Racing tampil menekan sejak awal dan membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui Zabiri. Empat menit kemudian, Zabiri kembali menjebol gawang Elche untuk mengubah skor menjadi 2-0, sebelum melengkapi hat-trick-nya pada menit ke-35. Unggul 3-0 di babak pertama membuat Racing sempat terlihat akan melaju mulus, namun Elche menunjukkan daya juang tinggi dengan bangkit di 15 menit terakhir.

MenitKejadianSkor
14′Gol Yassir Zabiri1-0
20′Gol Yassir Zabiri2-0
35′Gol Yassir Zabiri3-0
77′Gol Buba Sangaré3-1
78′Gol Fer Niño (sundulan, umpan Tete)3-2

Elche memperkecil kedudukan pada menit ke-77 melalui Buba Sangaré, lalu hanya berselang satu menit Fer Niño menyundul umpan silang Tete untuk membuat skor menjadi 3-2. Akun resmi Elche menulis dalam unggahannya: “79′ | ¡Dos goles en dos minutos! Vamos a hacerlo, equipo — Cabezazo de Fer Niño tras centro de Tete (3-2)” (https://x.com/ElcheCF/status/2093408114435379353).

Statistik: Elche Mendominasi, Racing Efektif

Meski kalah, Elche unggul dalam hampir semua indikator statistik. Tim tamu melepaskan 18 tembakan dengan 7 tepat sasaran, berbanding 13 tembakan dan 5 tepat sasaran milik Racing. Elche juga menguasai aliran bola dengan 554 umpan sukses berbanding 378, serta unggul corner 10-5. Namun, Racing mencatatkan lima peluang bersih berbanding satu, bukti efektivitas serangan tuan rumah di depan gawang.

Di masa injury time, Elche nyaris menyamakan kedudukan. Lucas Cepeda melepaskan tembakan dan Affengruber mengancam lewat sundulan, namun tidak ada yang berbuah gol hingga wasit meniup peluit panjang. Pertahanan Racing sukses mengamankan tiga poin yang sempat terancam buyar. Pola semacam ini — tim yang mendominasi penguasaan bola namun kalah efektivitas — kerap menjadi pembeda di kompetisi sekelas La Liga, di mana kualitas penyelesaian akhir sering kali lebih menentukan daripada sekadar jumlah peluang. Baca Juga Emiliano Martinez Tes Medis di Chelsea, Kontrak Sampai 2028

Konteks: Kembalinya Racing ke Primera dan Misi Elche

Kemenangan ini melengkapi kisah kebangkitan Racing Santander yang musim lalu promosi dari Segunda Division setelah 14 tahun menanti. Sebelum laga ini, Racing tercatat tidak pernah kalah dari Elche di kandang sendiri dalam sejarah pertemuan keduanya di Primera, termasuk kemenangan 2-0 pada musim 2024/25 di El Sardinero saat keduanya masih berlaga di Segunda.

Di sisi lain, Elche datang dengan status tim yang musim lalu bertahan di kasta tertinggi dengan mengumpulkan 43 poin. Musim ini mereka ditangani pelatih baru Martín Anselmi yang menggantikan Eder Sarabia, dengan tujuh rekrutan anyar. Hasil ini membuat Elche masih tertahan di papan bawah klasemen sementara dengan satu poin dari tiga laga.

Pelatih Racing, José Alberto, mengapresiasi mentalitas timnya. “Me ha gustado la personalidad con la que hemos jugado en escenarios complicados” (Saya menyukai kepribadian yang kami tunjukkan di situasi-situasi sulit), ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi klub. Ia juga mengingatkan bahwa “aquí los merecimientos sirven de poco, lo que valen son los puntos” (di sini pencapaian tidak berarti banyak, yang berharga adalah poin).

Respons Klub dan Arti Kemenangan Ini

Kekalahan ini jelas menyakitkan bagi Elche yang sempat bangkit. Akun resmi Elche menulis setelah laga: “Duele mucho caer así. Gracias a todos los franjiverdes que habéis estado esta tarde con el equipo” (Sakit rasanya kalah seperti ini. Terima kasih kepada semua pendukung Elche yang telah bersama tim sore ini) (https://x.com/ElcheCF/status/2093414759768932626).

Dengan hasil ini, Racing naik ke koleksi empat poin dari tiga laga, sementara Elche masih mengumpulkan satu poin. Bagi Zabiri, tiga gol pada laga ini menjadi modal berharga untuk terus bersaing memperebutkan tempat utama di lini depan Racing, sekaligus menjawab keraguan terhadap daya gedor tim yang baru kembali ke kasta tertinggi.

Secara lebih luas, kemenangan ini menunjukkan bahwa Racing tidak hanya sekadar bertahan di Primera, melainkan mampu tampil kompetitif melawan tim-tim yang lebih berpengalaman di kasta tertinggi. Efektivitas serangan pada babak pertama — tiga gol dari lima peluang bersih — menjadi sinyal positif bagi José Alberto dalam membangun tim yang musim lalu harus berjuang keras untuk sekadar promosi.

Ditulis oleh

Lanjut Baca