ASATUNEWS.CO, Jakarta — Penyerang Aston Villa, Ollie Watkins, dikabarkan terbang ke Arab Saudi bersama agennya untuk menyelesaikan kepindahan ke Al Hilal. Kabar itu disampaikan jurnalis transfer Fabrizio Romano melalui akun X resminya, Jumat (28/8/2026), yang menyebut Aston Villa akan menerima 58,4 juta euro plus bonus 2 juta euro dari klub Liga Pro Saudi tersebut.
Dalam unggahannya, Romano menulis bahwa Watkins kini dalam perjalanan ke Arab Saudi bersama agen untuk menuntaskan proses transfer, dengan nilai yang sama seperti yang diungkapkan pada Rabu lalu. Kabar ini menjadi perkembangan terbaru dari saga kepindahan penyerang asal Inggris itu, yang sebelumnya dilaporkan kian dekat dengan Al Hilal sejak sepekan terakhir.
Watkins merupakan salah satu penyerang utama Aston Villa dalam beberapa musim terakhir dan menjadi bagian penting dari proyek tim asal Birmingham itu di Premier League. Kepindahannya ke Al Hilal, jika tuntas, akan menandai babak baru kariernya di luar Inggris untuk pertama kalinya.
Kepindahan Watkins memperkuat gelombang perombakan lini depan yang terjadi di bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, Aston Villa juga dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan untuk mendatangkan penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, sementara Al Hilal secara paralel bergerak untuk merekrut Gabriel Martinelli dari Arsenal.
Rincian Kesepakatan
Berdasarkan laporan Romano yang dikutip dari unggahan akun X resminya, Aston Villa akan menerima 58,4 juta euro dengan tambahan 2 juta euro berupa bonus (add-ons) atas transfer Watkins. Angka itu disebutkan sama persis dengan nilai yang terungkap pada Rabu (26/8/2026), menandakan kesepakatan antara kedua klub sudah mengunci sejak awal pekan.
Kabar terbangnya Watkins ke Arab Saudi ini juga menjadi kelanjutan dari laporan yang pernah diberitakan Asatunews pada 23 Agustus lalu, ketika Al Hilal dikabarkan kian dekat untuk merekrut sang penyerang. Kini, proses tersebut dilaporkan memasuki tahap final, di mana pemain dan agennya terbang langsung untuk menyelesaikan administrasi kepindahan.
Dalam praktik bursa transfer Eropa, laporan bahwa seorang pemain “terbang untuk menyelesaikan kepindahan” biasanya menandai tahap paling akhir sebuah negosiasi. Setelah itu, umumnya menyusul tes medis, penandatanganan kontrak, dan pengumuman resmi klub. Karena itu, kabar ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa kesepakatan Watkins dengan Al Hilal tinggal menunggu waktu.
Jika terealisasi, Watkins akan bergabung dalam proyek besar Al Hilal yang musim ini gencar memperkuat skuad dengan pemain-pemain top Eropa. Al Hilal sebelumnya juga dikabarkan telah mendapat lampu hijau dari Martinelli, yang nilai transfernya mencapai 65 juta euro, seperti diberitakan Asatunews pada Jumat siang.
Baca Juga
Bali United vs Sabah FC Jadi Laga Pembuka Dewata Challenge Series 2026 Malam Ini
| Klub | Pemain | Nilai Kesepakatan |
|---|---|---|
| Al Hilal | Ollie Watkins (dari Aston Villa) | 58,4 juta euro + 2 juta euro bonus |
| Aston Villa | Nicolas Jackson (dari Chelsea) | £65 juta (Here We Go, 28/8) |
| Al Hilal | Gabriel Martinelli (dari Arsenal) | 65 juta euro (lampu hijau, 28/8) |
Rangkaian Perombakan Lini Depan
Kepergian Watkins bukan satu-satunya perubahan di lini depan Aston Villa pada bursa transfer ini. Pada Jumat dini hari WIB, Asatunews memberitakan bahwa Nicolas Jackson telah mencapai kesepakatan “here we go” untuk bergabung dengan Aston Villa dari Chelsea dengan nilai 65 juta pound. Kedatangan Jackson inilah yang membuka ruang bagi Watkins untuk dilepas.
Sementara itu, Al Hilal tengah membangun lini serang baru yang ambisius. Selain Watkins yang kini dalam perjalanan ke Arab Saudi, klub asal Riyadh itu juga mengejar Martinelli dengan paket transfer 65 juta euro. Sebelumnya, saga Martinelli sempat berjalan alot, termasuk ketika pemain asal Brasil itu batal terbang ke Riyadh pada akhir pekan lalu, sebelum akhirnya dilaporkan memberi lampu hijau pada Jumat.
Perombakan ini juga menunjukkan tren yang semakin jelas di bursa transfer musim panas 2026: klub-klub Arab Saudi kembali menjadi pemain utama dengan daya beli tinggi. Setelah musim lalu merekrut sejumlah bintang, Al Hilal dan klub-klub Saudi lainnya kembali memanfaatkan jendela transfer untuk menarik pemain-pemain yang masih berada di puncak performa.
Bagi pengamat sepak bola, kepindahan pemain sekelas Watkins ke Liga Pro Saudi juga menjadi sinyal bahwa kompetisi Timur Tengah semakin menarik bagi pemain Premier League, baik dari sisi finansial maupun ambisi klub yang terus berinvestasi besar-besaran.
Adapun bagi Aston Villa, musim panas ini menjadi periode transisi besar. Selain Watkins yang hendak pergi dan Jackson yang datang, klub juga dikabarkan aktif di bursa untuk sejumlah posisi lain. Strategi ini menunjukkan arah baru manajemen klub dalam membangun skuad yang lebih muda tanpa kehilangan daya saing di kompetisi domestik maupun Eropa.
Dampak bagi Aston Villa dan Al Hilal
Bagi Aston Villa, melepas Watkins berarti kehilangan salah satu pencetak gol andalan mereka di Premier League. Namun, dana segar dari penjualan ini, ditambah kehadiran Jackson, memberi pelatih Unai Emery fleksibilitas untuk membangun lini serang dengan profil berbeda. Jackson yang lebih muda diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi The Villans.
Di sisi lain, Al Hilal mendapatkan penyerang dengan rekam jejak konsisten di liga terbaik Eropa. Pengalaman Watkins bermain di kompetisi level tinggi diharapkan langsung berdampak pada produktivitas gol tim, terutama di musim di mana Al Hilal ingin mempertahankan dominasi domestik sekaligus tampil kompetitif di pentas Asia.
Kepastian final transfer ini masih dinantikan, terutama mengingat proses administrasi dan tes medis yang biasanya menyertai kepindahan pemain ke Arab Saudi. Publik dan pengamat sepak bola Indonesia yang mengikuti bursa transfer Eropa pun akan menyaksikan apakah Watkins benar-benar menjadi rekrutan anyar Al Hilal dalam beberapa hari ke depan.
