Lompat ke konten

Martinelli Beri Lampu Hijau ke Al Hilal, Transfer 65 Juta Euro Kian Dekat

Martinelli Beri Lampu Hijau ke Al Hilal, Transfer 65 Juta Euro Kian Dekat
Foto: Fabrizio Romano (X)

ASATUNEWS.CO, Jakarta — Saga transfer Gabriel Martinelli menuju Al Hilal memasuki tahap paling akhir. Jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano melaporkan bahwa penyerang sayap Arsenal asal Brasil itu telah memberikan lampu hijau untuk pindah ke klub Arab Saudi tersebut, dengan kontrak yang kini sedang dalam proses pemeriksaan.

Melalui akun @FabrizioRomano, Jumat (28/8/2026) siang WIB, Romano mengungkapkan bahwa Al Hilal dan Arsenal tengah memfinalisasi paket transfer senilai lebih dari 65 juta euro. Seluruh proses disebut sudah bergerak ke tahap-tahap terakhir negosiasi, dan pemeriksaan medis Martinelli akan segera dijadwalkan.

Lampu Hijau dan Kontrak Sedang Dicek

“Understand Gabriel Martinelli has given green light to Al Hilal move as contracts are being checked,” tulis Romano dalam laporan terbarunya. “Al Hilal and Arsenal finalising package over €65m as now all moving to the last stages of negotiations. Martinelli’s medical will be booked soon.” Unggahan tersebut mendapat respons besar dari penggemar sepak bola dunia, dengan lebih dari 16 ribu suka dalam beberapa jam.

Kabar ini merupakan perkembangan terbaru dari saga yang telah berlangsung selama sepekan terakhir. Sebelumnya, pada Selasa (25/8/2026), Romano melaporkan Martinelli batal terbang ke Riyadh untuk menjalani pemeriksaan medis karena Al Hilal belum mencapai kata sepakat dengan Arsenal. Paket transfer yang beredar saat itu juga menyebut angka sekitar 65 juta euro.

Laporan terbaru ini menegaskan bahwa negosiasi antarklub praktis telah selesai. Izin untuk menjalani pemeriksaan medis biasanya hanya diberikan ketika kedua klub telah sepakat secara menyeluruh, baik soal biaya transfer maupun struktur pembayaran. Dengan demikian, yang tersisa kini hanyalah penyelesaian administrasi kontrak dan jadwal medical check-up pemain.

Kronologi Negosiasi Martinelli

Perkembangan demi perkembangan saga ini terus bergerak cepat. Pada Rabu (26/8/2026), Arsenal disebut siap mengizinkan Martinelli menjalani pemeriksaan medis setelah paket transfer senilai lebih dari 65 juta euro disepakati secara lisan dengan Al Hilal. Kini, hanya dua hari berselang, Martinelli sendiri dikabarkan telah memberikan persetujuan pribadinya.

Kesepakatan personal terms antara pemain dan klub peminat biasanya menjadi salah satu penanda bahwa sebuah transfer memasuki babak final. Dengan adanya lampu hijau dari Martinelli serta proses pengecekan kontrak yang tengah berjalan, kepindahan pemain berusia 25 tahun itu ke Liga Pro Saudi kian dekat dengan kepastian.

Berikut rangkaian perkembangan saga transfer Martinelli dalam sepekan terakhir: Baca Juga Marcos Llorente Pensiun dari Timnas Spanyol di Usia 31 Tahun

  • Senin (24/8): Al Hilal dikabarkan menghubungi Arsenal untuk merekrut Martinelli, menandai awal negosiasi antarklub.
  • Senin malam (24/8): Laporan menyebut kesepakatan kian dekat, dengan Arsenal disebut siap melepas pemainnya.
  • Selasa malam (25/8): Martinelli dikabarkan batal terbang ke Riyadh, namun Al Hilal tetap yakin kesepakatan segera tercapai.
  • Rabu dini hari (26/8): Transfer memasuki tahap akhir, paket senilai lebih dari 65 juta euro disepakati secara lisan, dan Al Hilal mendapat lampu hijau.
  • Rabu siang (26/8): Agen Martinelli kembali berkomunikasi langsung dengan Al Hilal untuk menuntaskan personal terms, dan Arsenal siap mengizinkan pemeriksaan medis.
  • Jumat siang (28/8): Martinelli memberikan lampu hijau, kontrak sedang diperiksa, dan pemeriksaan medis akan segera dijadwalkan.

Al Hilal Genjot Belanja Besar

Al Hilal sendiri dikenal sebagai salah satu klub paling agresif di bursa transfer musim panas ini. Klub berjuluk The Blue Waves itu terus memperkuat skuadnya dengan pemain-pemain top Eropa untuk bersaing di kompetisi domestik maupun Asia. Ketertarikan terhadap Martinelli sejalan dengan ambisi klub asal Riyadh tersebut untuk menghadirkan nama-nama besar ke Saudi Pro League.

Bagi Arsenal, potensi kepergian Martinelli akan menjadi salah satu keputusan penting di lini serang. Pemain yang direkrut dari Ituano pada 2019 itu telah menjadi bagian penting skuad Meriam London dalam beberapa musim terakhir. Namun, tawaran besar dari Arab Saudi disebut menjadi faktor yang sulit ditolak oleh klub asal London Utara tersebut.

Dana segar dari penjualan Martinelli diyakini akan digunakan Arsenal untuk memperkuat posisi lain yang lebih dibutuhkan. Sementara itu, bagi Al Hilal, kedatangan pemain asal Brasil itu akan menjadi pernyataan ambisi di pentas sepak bola Asia. Dengan bursa transfer Arab Saudi yang masih terbuka lebih lama dibanding Eropa, Al Hilal memiliki ruang waktu untuk menyelesaikan seluruh proses administrasi dengan tenang.

Menunggu Konfirmasi Resmi

Hingga berita ini ditulis, baik Arsenal maupun Al Hilal belum memberikan konfirmasi resmi terkait transfer tersebut. Laporan Romano, yang memiliki rekam jejak akurat dalam pemberitaan bursa transfer, menjadi acuan utama perkembangan saga ini. Pemeriksaan medis yang disebut akan segera dijadwalkan menjadi penanda bahwa pengumuman resmi bisa menyusul dalam waktu dekat.

Kabar ini memicu gelombang reaksi di media sosial. Penggemar Al Hilal menyambut antusias kedatangan pemain yang selama ini menjadi andalan Arsenal, sementara sebagian suporter Arsenal masih berharap ada perubahan haluan di menit-menit akhir. Perdebatan soal nilai transfer juga ramai, dengan sebagian kalangan menilai 65 juta euro adalah angka yang wajar untuk pemain sekelas Martinelli di pasar transfer saat ini.

Transfer ini juga akan menjadi salah satu yang terbesar melibatkan klub Arab Saudi pada bursa musim panas 2026. Sejak dua musim terakhir, Saudi Pro League memang gencar mendatangkan pemain-pemain papan atas Eropa, menjadikan liga tersebut salah satu tujuan utama pemain di puncak karier. Kepindahan Martinelli akan menambah daftar panjang nama besar yang memilih bermain di Timur Tengah.

Jika transfer ini tuntas, Martinelli akan bergabung dengan deretan pemain top dunia yang memperkuat klub-klub Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir. Langkah ini juga akan mengubah peta persaingan di Saudi Pro League, yang semakin menarik perhatian penggemar sepak bola global.

Ditulis oleh

Lanjut Baca