Lompat ke konten

Stevano Dorong Guru PPPK di Daerah 3T Diprioritaskan Jadi PNS

Stevano Dorong Guru PPPK di Daerah 3T Diprioritaskan Jadi PNS
Foto: PDI Perjuangan (X @PDI_Perjuangan)

JAKARTA, ASATUNEWS.CO — Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Stevano Rizki Adranacus, mendorong Pemerintah Pusat memprioritaskan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) untuk bisa mengikuti seleksi dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pernyataan itu disampaikan Stevano melalui akun resmi DPP PDI Perjuangan di X, @PDI_Perjuangan, Jumat (21/8/2026). Ia menilai guru yang mengabdi di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan fasilitas layak mendapat kepastian status serta perhatian khusus dari pemerintah.

“Daerah 3T harus menjadi prioritas. Guru yang mengabdi di wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan fasilitas membutuhkan kepastian serta perhatian dari pemerintah,” kata Stevano dalam pernyataannya.

Secara khusus, Stevano menyoroti Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, para guru di NTT telah mengabdi di tengah berbagai keterbatasan dan layak mendapatkan kepastian serta penghargaan atas pengabdian tersebut.

Baca Juga Yasti: 601 Kecelakaan Transportasi Laut Sepanjang 2026 Harus Dibenahi Total

“Secara khusus, saya mendorong agar NTT mendapat perhatian dalam kebijakan ini. Para guru di NTT telah mengabdi di tengah berbagai keterbatasan. Mereka layak mendapatkan kepastian dan penghargaan atas pengabdian tersebut,” ujarnya.

Stevano menegaskan kebijakan tersebut tidak hanya memberikan kepastian bagi para guru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Desakan ini menambah daftar panjang perhatian DPR terhadap nasib guru PPPK. Sebelumnya, DPR dan pemerintah telah menyepakati status PPPK guru yang membuka peluang menjadi PNS, dan Badan Anggaran DPR memastikan APBN siap membiayai pengangkatan tersebut.

Kebijakan pengangkatan PPPK menjadi PNS menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah tahun ini, seiring dengan komitmen peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini kurang tersentuh pembangunan pendidikan.

Ditulis oleh

Lanjut Baca