Lompat ke konten

Komisi X: 400 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Data Kerusakan Dimutakhirkan

Komisi X: 400 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Data Kerusakan Dimutakhirkan
Foto: DPR RI (X)

Komisi X DPR RI mendorong pemerintah memutakhirkan data kerusakan sekolah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan, berdasarkan data sementara dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta pemerintah daerah, sekitar 400 sekolah terdampak gempa.

“Per hari ini kami sudah menerima data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tentunya, serta dari pemerintah daerah, kurang lebih sekolah yang terdampak itu 400 sekolah, kurang lebih per hari ini. Ini masih terus berkembang karena kami meminta untuk diklasifikasikan rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan,” ujar Hadrian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026), sebagaimana disiarkan akun resmi DPR RI di X.

Gempa bumi berkekuatan M 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, NTT, pada pertengahan Agustus lalu menimbulkan kerusakan luas, termasuk di sektor pendidikan. Ribuan siswa dan tenaga pendidik terdampak, sementara sejumlah gedung sekolah dilaporkan rusak dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Rehabilitasi dan Pembangunan Kembali

Legislator Fraksi PKB itu menuturkan, pemerintah tidak hanya melakukan pemutakhiran data kerusakan bangunan sekolah, tetapi juga mulai menyiapkan langkah pemulihan. Sekolah yang mengalami kerusakan berat perlu segera direhabilitasi atau dibangun kembali agar proses pembelajaran dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga RAPBN 2027 Rp4.097,2 Triliun Disampaikan Prabowo ke DPR

“Upaya yang dilakukan hari ini selain memutakhirkan data, tentu langkah-langkah cepat dalam rangka merehabilitasi, bahkan membangun kembali bangunan-bangunan sekolah yang tergolong rusak berat itu terus dilakukan,” katanya.

Selain infrastruktur pendidikan, Komisi X juga meminta pemerintah menginventarisasi guru, peserta didik, dan tenaga kependidikan lainnya yang terdampak bencana. Pendataan tersebut diperlukan agar penanganan sektor pendidikan tidak hanya berfokus pada pemulihan bangunan, tetapi juga memastikan kebutuhan warga sekolah terpenuhi.

Dampak Meluas ke NTB

Menurut Hadrian, dampak gempa tidak hanya dirasakan sekolah-sekolah di NTT. Sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Kabupaten Bima dan Kota Bima, turut terdampak akibat gempa yang berpusat di wilayah NTT tersebut.

Ia menambahkan, DPR RI turut mengawal penanganan dampak bencana melalui Satgas Bencana DPR RI yang telah meninjau langsung lokasi-lokasi terdampak. Data yang semakin lengkap diharapkan menjadi dasar kebijakan pemulihan pendidikan yang tepat sasaran di kedua provinsi.

https://x.com/DPR_RI/status/2090302847472500887
Ditulis oleh

Lanjut Baca