Lompat ke konten

Azis Sefudin: Negara Harus Hadir Total Tangani Korban Gempa NTT

Azis Sefudin: Negara Harus Hadir Total Tangani Korban Gempa NTT
Foto: DPR RI (X)

Anggota Komisi VIII DPR RI Muhamad Abdul Azis Sefudin mendesak pemerintah segera mempercepat penanganan pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Desakan itu disampaikan Azis melalui unggahan resmi DPR RI di media sosial, Rabu (19/8/2026).

“Waktu sangat berharga dalam operasi penyelamatan. Pemenuhan kebutuhan dasar para korban yang kini berada di pengungsian harus segera terpenuhi,” kata Azis dalam keterangannya.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana. “BNPB dan Kemensos harus berada di barisan terdepan untuk memastikan evakuasi berjalan dengan selamat, kebutuhan logistik pengungsi terpenuhi, dan perlindungan bagi anak-anak serta lansia terjamin. Negara harus hadir total di tengah duka warga NTT,” tegasnya.

Baca Juga Said Didu Kritik Pernyataan Prabowo soal Bahlil: Sekolah Tak Penting?

Perhatian untuk Kelompok Rentan

Secara khusus, Azis meminta pendistribusian bantuan logistik tidak hanya berfokus pada bahan pangan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spesifik kelompok rentan, seperti ibu hamil, anak-anak, dan lanjut usia. Ia juga meminta Kemensos segera memastikan ketersediaan dapur umum dan bantuan nutrisi bagi anak-anak.

“Kita tidak boleh membiarkan warga berjuang sendiri. Saya juga meminta BNPB dan seluruh elemen terkait melakukan pemantauan intensif serta terus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna menghindari kepanikan,” pungkas legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III (Cianjur-Kota Bogor) tersebut.

Azis sebelumnya juga telah menyampaikan duka cita mendalam atas musibah gempa yang merenggut korban jiwa dan merusak ribuan rumah di sejumlah kabupaten NTT tersebut. Warga yang kehilangan tempat tinggal, menurutnya, tidak boleh kembali menghadapi persoalan kesehatan dan kebutuhan dasar di tengah proses pemulihan.

Ditulis oleh

Lanjut Baca