Lompat ke konten

Cek Bansos Tahap 3 2026 Ramai Dicari, Ini Kata Kemensos

Cek Bansos Tahap 3 2026 Ramai Dicari, Ini Kata Kemensos
Foto: Kemensos RI (YouTube)

Pencarian kata kunci “cek bansos kemensos go id 2026 tahap 3” melonjak di Google Trends Indonesia pada Minggu (16/8/2026) dengan volume lebih dari 500 pencarian dan terus aktif. Ribuan warga ingin memastikan status penerima bantuan sosial (bansos) tahap 3 tahun 2026, seiring upaya pemerintah mempercepat penyaluran melalui digitalisasi.

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui akun resmi X (Twitter) @KemensosRI menegaskan komitmennya agar perlindungan sosial semakin tepat sasaran. Dalam unggahan pada Jumat (14/8/2026), Kemensos menyatakan:

Perlindungan sosial harus semakin tepat sasaran. Melalui digitalisasi bantuan sosial, proses pendaftaran diharapkan menjadi lebih mudah, efisien, dan tanpa biaya.

Kemensos menambahkan, hingga saat ini lebih dari tiga juta keluarga telah terdaftar dalam sistem sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial yang semakin tepat sasaran. Unggahan resmi tersebut dapat disimak melalui tautan: https://x.com/KemensosRI/status/2088172864306585723

Baca Juga Tema HUT ke-81 RI Resmi: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Cara Cek Bansos Tahap 3 2026

Masyarakat dapat memeriksa status penerima bansos secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Caranya, buka laman tersebut, lalu masukkan data wilayah mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan. Isi nama penerima manfaat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) beserta Nomor Induk Kependudukan (NIK), ketik kode verifikasi yang muncul, lalu klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan nama penerima beserta jenis bantuan yang diterima jika terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Proses pengecekan dan pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun. Kemensos mengimbau masyarakat mewaspadai pihak-pihak yang menawarkan bantuan dengan imbalan sejumlah uang, karena pendaftaran bansos dilakukan tanpa biaya melalui kanal resmi.

Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Digitalisasi penyaluran bansos terus diperkuat Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini diharapkan membuat data penerima lebih akurat, penyaluran lebih cepat, dan bantuan tepat sasaran. Penjelasan resmi Kemensos mengenai penguatan digitalisasi bansos berbasis DTSEN dapat disimak melalui kanal YouTube resmi Kemensos RI: https://www.youtube.com/watch?v=9V1Pxaae9_M

Bagi masyarakat yang belum terdaftar, pendaftaran mandiri juga dapat dilakukan melalui mekanisme yang disediakan pemerintah daerah setempat, sehingga data calon penerima dapat diusulkan untuk diverifikasi lebih lanjut oleh Kemensos.

Ditulis oleh

Lanjut Baca