Jakarta (ANTARA) — Petarung Indonesia Bilal Hasan resmi mendapatkan kontrak dari Ultimate Fighting Championship (UFC) setelah menang TKO dalam 45 detik atas petarung India Mridul Saikia pada ajang Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10 di UFC APEX, Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu (12/8) WIB.
“Indonesia, terima kasih atas semua dukungannya. Alhamdulillah kita mendapatkan kemenangan malam ini. Insyaallah kita bisa bertandingan secepatnya. Terima kasih banyak. Aku cinta kalian semua,” kata Bilal melalui video yang diunggah akun Instagram resmi UFC Indonesia, Rabu.
Pada awal ronde pertama, Bilal melepaskan tendangan rendah ke kaki kiri Saikia. Saat lawan mencoba membalas, petarung berjuluk The IndoNinja itu langsung merespons dengan pukulan overhand kanan yang telak hingga menjatuhkan Saikia, kemudian menghujaninya dengan pukulan bertubi-tubi di lantai. Wasit Herb Dean akhirnya menghentikan pertarungan hanya 45 detik setelah bel berbunyi dan menyatakan Bilal menang TKO.
Kemenangan di ronde pertama itu memperpanjang rekor profesional Bilal menjadi 9-0 (1 no contest), dengan delapan kemenangan diraih sebelum waktu pertandingan berakhir. Penampilannya mendapat pujian langsung dari Presiden UFC Dana White. “Saya sangat terkesan dengan kamu. Saya gak sabar menantikan masa depanmu. Dan yah, saya sangat gak sabar nonton pertarungan pertamamu di UFC. Selamat datang,” ujar Dana.
Baca Juga
Shin Tae-yong Kembali ke Masa Lalu: Persija Tantang Brisbane Roar di JIS
Dengan kontrak ini, Bilal menjadi petarung Indonesia kedua sepanjang sejarah yang resmi bergabung dengan UFC, menyusul Jeka Saragih yang mendapat kontrak lewat jalur Road to UFC pada Februari 2023. Selain Bilal, tiga petarung lain juga mendapat kontrak pada malam yang sama di DWCS Season 10: Anthony Wint (TKO 34 detik atas Matt Adams), Thomas Pagliarulo (TKO ronde 3 atas Ananias Mulumba), dan Joe Kropschot (menang angka atas Jon Kunneman).
Bilal Hasan lahir di Hawaii, Amerika Serikat, 16 Juli 2001, dari orang tua diaspora Indonesia, dan besar di Mukilteo, Washington. Ia mulai berlatih taekwondo sejak usia lima tahun serta mengoleksi sejumlah gelar junior, termasuk emas Canada Open 2016, Spanish Open 2017, dan US Open 2018. Pada 2022, ia terjun ke MMA profesional di Cage Fury Fighting Championship (CFFC) dan merebut gelar juara CFFC setelah menaklukkan Jose Leon pada akhir September 2024.
Kemenangan atas Saikia juga dirayakan Bilal dengan gaya khasnya, moonwalk, yang kerap ia tampilkan seusai bertarung. Ia bertekad membawa nama Indonesia terbang tinggi di kancah MMA dunia.
