Anekdot tentang Susanah, seorang buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram, yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR 2026, kembali ramai diperbincangkan. Bahkan pada Selasa (18/8/2026), penelusuran “pidato prabowo pengupas bawang” melonjak hingga 700 persen dan masuk daftar topik teratas Google Trends Indonesia.
Kisah Susanah pertama kali disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, 14 Agustus 2026. Dalam pidato tersebut, Presiden menceritakan Susanah sebagai ilustrasi pekerja berupah rendah yang ditemuinya. Pidato lengkap tersedia di kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, dan rekaman video tersebut menjadi rujukan utama publik yang ingin menyimak kembali bagian cerita itu.
Perkembangan Baru: Kisah Dipersoalkan
Setelah viral, sejumlah informasi baru bermunculan dan memicu perdebatan publik. Ketua RT di lokasi yang disebutkan dalam cerita dikabarkan heran karena di wilayahnya tidak ada pekerjaan mengupas bawang, dan menyebut profesi asli Susanah berbeda dari yang diceritakan — antara lain sebagai penjahit dan pekerja di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rumah Susanah di desanya juga dikabarkan sempat dipasangi garis polisi, dan keluarga disebut belum kembali ke rumah sejak namanya viral. Tokoh publik seperti Said Didu ikut menyoroti proses penyampaian informasi dalam pidato tersebut melalui akun X-nya. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak Istana maupun keluarga Susanah yang terverifikasi.
Mengapa Penting
Kasus ini menarik karena menyentuh tiga hal sekaligus. Pertama, anekdot presiden tentang upah rendah langsung menyentuh isu kesejahteraan pekerja yang sensitif. Kedua, cerita ini menunjukkan bagaimana narasi resmi kini cepat diuji publik melalui media sosial — termasuk pengecekan langsung ke lokasi dan profesi yang disebutkan. Ketiga, viralisasi kisah ini berdampak nyata pada warga biasa: privasi dan keamanan Susanah ikut terganggu, bahkan rumahnya disebut dijaga aparat.
Kisah ini juga berkaitan erat dengan program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis, karena Susanah dikabarkan bekerja di dapur MBG. Karena itu, perkembangan ceritanya terus diikuti publik dan menjadi bahan diskusi di berbagai platform.
