ASATUNEWS.CO, Jakarta — Penyerang Fiorentina, Moise Kean, dikabarkan ngotot hengkang pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas. Jurnalis transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa Kean datang terlambat ke sesi latihan karena keinginannya bergabung dengan Como, klub Serie A yang tengah membangun proyek ambisius. Kabar ini memanaskan bursa transfer Italia yang akan segera menutup jendela musim panasnya.
Dalam unggahannya di akun @FabrizioRomano, Romano menulis: “Moise Kean show up late for training as he wants to leave Fiorentina in the final days and join Como. The agreement on personal terms, done since last week as Como bid €40m package with add-ons included. Up to Fiorentina.” Laporan lengkapnya dapat dibaca di unggahan resmi Romano di X.
Persaingan di Serie A musim ini memang semakin menarik untuk diikuti. Di luar dua atau tiga klub papan atas yang biasanya mendominasi, klub-klub seperti Como terus berusaha menembus level berikutnya dengan belanja pemain berkualitas. Kehadiran pemain sekaliber Kean di klub promosi akan menjadi salah satu cerita yang paling banyak dibicarakan sepanjang musim, sekaligus ujian apakah proyek ambisius Como mampu bersaing secara konsisten.
Kronologi Menjelang Bursa Tutup
Kabar ini muncul di saat yang krusial. Bursa transfer musim panas Eropa memasuki fase akhir, dan setiap klub berusaha mengunci skuad terbaiknya sebelum tenggat. Sikap Kean yang datang terlambat ke latihan dibaca banyak pihak sebagai sinyal kuat bahwa ia serius ingin pindah. Dalam sepak bola modern, gestur semacam ini sering menjadi cara pemain menekan klub untuk mempercepat negosiasi — meski di sisi lain, perilaku seperti ini juga berisiko dianggap tidak profesional oleh sebagian pendukung.
Menurut laporan Romano, kesepakatan pribadi antara Kean dan Como sebenarnya sudah terjalin sejak pekan lalu. Artinya, masalah utama kini berada di level klub: Fiorentina harus memutuskan apakah menerima paket tawaran €40 juta yang diajukan Como, termasuk berbagai bonus tambahan. Frasa “up to Fiorentina” menegaskan bahwa bola kini ada di tangan klub asal Tuscany tersebut.
Angka €40 juta untuk seorang striker berusia 26 tahun dengan pengalaman di liga top Eropa adalah nilai yang wajar, bahkan bisa dibilang menguntungkan bagi klub penjual. Namun, Fiorentina harus mempertimbangkan bahwa mencari pengganti di hari-hari terakhir bursa bukanlah perkara mudah. Harga pemain cenderung melonjak saat tenggat mendekat, dan pilihan yang tersedia biasanya semakin terbatas.
Como sendiri bukan klub sembarangan. Setelah promosi ke Serie A, klub yang bermarkas di tepi Danau Como itu gencar mendatangkan pemain-pemain berpengalaman dan membangun identitas permainan modern. Kehadiran pelatih berprofil internasional dan dukungan investor membuat Como kerap disebut sebagai salah satu proyek paling menarik di Italia belakangan ini. Mendatangkan striker sekelas Kean akan menjadi pernyataan ambisi yang serius.
Baca Juga
Atalanta Menang 2-1 atas Sassuolo di Debut Serie A Sarri
Profil Moise Kean
Kean adalah penyerang Italia yang tumbuh dari akademi Juventus. Ia dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Italia sejak remaja, dengan postur kuat, kecepatan, dan insting mencetak gol yang tajam. Kariernya sempat berkelana ke Inggris bersama Everton dan sempat bersinar di Paris Saint-Germain sebelum akhirnya kembali ke Italia.
Di Fiorentina, Kean menemukan kembali performa terbaiknya. Ia menjadi andalan di lini depan dan kembali mencuri perhatian publik Italia, bahkan kembali diperhitungkan untuk membela tim nasional. Performa impresifnya musim lalu membuat namanya kembali naik daun, dan wajar jika sejumlah klub mulai meliriknya di bursa transfer. Gaya bermainnya yang agresif dan keberaniannya mengambil risiko di kotak penalti membuatnya menjadi mimpi buruk bagi barisan pertahanan lawan.
Kepindahan ke Como akan menjadi babak baru dalam kariernya. Selain mendapatkan jaminan menit bermain, Kean juga akan menjadi wajah utama proyek ambisius klub yang sedang naik daun. Dari sisi finansial, paket €40 juta yang ditawarkan Como menunjukkan keseriusan mereka memboyong pemain berusia 26 tahun itu. Statusnya sebagai pemain Italia juga menjadi nilai tambah, karena klub Serie A selalu membutuhkan pemain lokal yang memahami karakter kompetisi.
Apa Artinya bagi Fiorentina dan Como
Bagi Fiorentina, keputusan melepas Kean tidak mudah. Ia adalah pencetak gol utama tim, dan kehilangannya di hari-hari terakhir bursa akan memaksa klub bergerak cepat mencari pengganti. Namun, tawaran €40 juta bukan angka yang bisa diabaikan, terutama jika sang pemain sudah bulat ingin pergi. Mempertahankan pemain yang tidak bahagia biasanya berisiko mengganggu ruang ganti dan menurunkan moral skuad secara keseluruhan.
Di sisi lain, Como mendapatkan potensi besar. Jika transfer ini tuntas, mereka akan memiliki striker berpengalaman Serie A yang bisa langsung bermain. Kombinasi proyek ambisius, pelatih mumpuni, dan materi pemain berkualitas membuat Como layak diperhitungkan di musim 2026/2027 ini. Bagi penggemar sepak bola, saga transfer semacam ini juga selalu menarik untuk diikuti karena menunjukkan dinamika kekuatan di Serie A, di mana klub-klub menengah kini berani bersaing dengan klub besar.
Reaksi para pendukung Fiorentina pun terbelah. Sebagian memahami keinginan Kean untuk mencari tantangan baru, sebagian lain kecewa dengan caranya menekan klub melalui keterlambatan datang ke latihan. Di era media sosial, detail-detail kecil seperti ini selalu menjadi bahan perbincangan dan sering kali ikut memengaruhi dinamika negosiasi antara klub, pemain, dan agen.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Fiorentina maupun Como. Publik menunggu perkembangan selanjutnya dalam beberapa hari ke depan, sebelum jendela transfer musim panas ditutup. Yang jelas, saga transfer Moise Kean menjadi salah satu cerita paling menarik di penghujung bursa transfer Italia musim ini, dan keputusan Fiorentina akan menentukan arah karier salah satu penyerang Italia yang paling banyak diperbincangkan serta strategi lini depan kedua klub untuk musim 2026/2027.
