AC Milan memulai musim Serie A 2026/27 dengan kemenangan penting. Bertandang ke Stadio Grande Torino, Rossoneri menang 1-2 atas tuan rumah Torino pada laga pembuka yang berlangsung Senin dini hari WIB. Dua gol kemenangan Milan dicetak dalam rentang tiga menit, masing-masing oleh Alphadjo Cisse dan Adrien Rabiot.
Milan membuka keunggulan pada menit ke-64 lewat gol debut Alphadjo Cisse memanfaatkan assist Rabiot. Tiga menit berselang, giliran Rabiot yang mencetak gol kedua setelah menerima umpan Samuel Chukwueze. Torino sempat memperkecil kedudukan melalui gol akrobatik Che Adams pada menit 90+3, namun tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Akun resmi Milan merayakan gol debut Cisse dengan unggahan “Alphadjo Cissè, remember the name” (ingat nama ini): https://x.com/acmilan/status/2091627039702790602. Kemenangan ini juga dirayakan dengan caption “Victory on opening day? Secured” (kemenangan di laga pembuka? Terkunci): https://x.com/acmilan/status/2091626255636435346.
Baca Juga
NEC Nijmegen Kalah 1-3 dari Bodo/Glimt di Leg Pertama Play-off Eropa
Gol Debut Cisse dan Performa Chukwueze
Alphadjo Cisse menjadi sorotan setelah mencetak gol pada penampilan perdananya bersama Milan. Pemain muda ini menunjukkan naluri mencetak gol yang matang dengan memanfaatkan umpan Rabiot untuk membuka skor. Sementara itu, Samuel Chukwueze tampil gemilang dengan satu assist dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan versi Panini oleh akun resmi Serie A: https://x.com/SerieA/status/2091630254573985805.
Di sisi lain, Torino hampir saja mencuri poin berkat kegigihan mereka di masa injury time. Gol akrobatik Che Adams pada menit 90+3 sempat membuat stadion bergemuruh, namun wasit meniup peluit panjang tak lama setelahnya. Akun resmi Torino menulis bahwa gol Adams hanya memperkecil kekalahan dan tidak cukup untuk menyelamatkan tim: https://x.com/TorinoFC_1906/status/2091627120367681660.
Modal Awal yang Berharga
Kemenangan di kandang Torino menjadi modal berharga bagi Milan yang musim lalu tampil inkonsisten di kompetisi domestik. Tiga poin di laga pembuka juga menjawab keraguan tentang ketajaman lini depan mereka setelah beberapa perubahan skuad pada bursa transfer. Bagi Torino, kekalahan tipis ini tetap memberi sinyal positif dari sisi semangat juang, meski mereka harus segera memperbaiki penyelesaian akhir untuk laga-laga berikutnya.
