Baek Ha Na/Lee So Hee resmi menjadi juara dunia ganda putri BWF World Championships 2026 di New Delhi, India, Minggu (23/8/2026). Gelar ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Korea Selatan di nomor ganda putri dalam 31 tahun terakhir.
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan kemenangan pasangan Korea tersebut melalui akun resmi @bwfmedia. “Selamat untuk juara dunia ganda putri pertama Korea dalam 31 tahun! Baek Ha Na dan Lee So Hee mengikuti jejak Gil Young Ah/Jang Hye Ock yang menang pada 1995,” demikian bunyi unggahan BWF yang dikutip Asatunews.
BWF juga menyoroti pencapaian Lee So Hee yang disebut mencatatkan tonggak rekor baru dalam kariernya di kejuaraan dunia kali ini. Lee So Hee sendiri merupakan salah satu pemain ganda putri paling konsisten dari Korea dalam satu dekade terakhir, dan gelar juara dunia kini melengkapi daftar prestasinya di pentas internasional.
Korea Kembali Berjaya di Ganda Putri
Sebelumnya, Korea Selatan terakhir kali merasakan gelar juara dunia ganda putri pada 1995 melalui Gil Young Ah/Jang Hye Ock. Kemenangan Baek Ha Na/Lee So Hee menandai kembalinya Korea ke puncak nomor ganda putri setelah tiga dekade, di tengah dominasi pasangan-pasangan dari China dan Jepang pada beberapa edisi terakhir kejuaraan dunia.
Baca Juga
Man City Comeback 2-1 atas Bournemouth di Laga Pembuka
Keberhasilan ini juga menegaskan kembali kekuatan sektor ganda putri Korea yang sempat meredup. Baek Ha Na/Lee So Hee tampil konsisten sepanjang turnamen di New Delhi hingga akhirnya mengangkat trofi pada hari final, Minggu kemarin.
Indonesia Tutup dengan Medali Perunggu
Pada hari final kejuaraan dunia di New Delhi, Indonesia juga menutup turnamen dengan membawa pulang medali. Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah meraih medali perunggu setelah tampil impresif sepanjang turnamen, termasuk saat menaklukkan juara All England di perempatfinal.
Sementara itu, dua ganda putri Indonesia — Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Ana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari — harus mengakhiri perjuangan mereka di babak perempatfinal. Meski demikian, pencapaian Amri/Nita menjadi catatan positif bagi bulu tangkis Indonesia di nomor ganda campuran pada kejuaraan dunia edisi 2026.
