Bintang Barcelona Raphinha menegaskan kesiapannya dimainkan sebagai penyerang tengah (nomor 9) menyusul kemenangan telak 5-0 atas Elche pada laga pembuka La Liga 2026/27, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. Pernyataan itu ia sampaikan usai laga dan dikutip jurnalis transfer Fabrizio Romano melalui akun X-nya.
“Saya siap membantu dan bermain bahkan sebagai nomor 9. Saya merasa nyaman di lapangan. Tidak masalah. Kalau striker baru datang atau tidak, saya serahkan kepada Deco dan klub,” ujar Raphinha dalam wawancara yang dikutip Romano, Senin (24/8/2026) siang WIB.
Pernyataan itu muncul di tengah situasi lini depan Barcelona yang kehilangan Robert Lewandowski. Bomber asal Polandia itu hengkang ke Chicago Fire di Major League Soccer (MLS) pada bursa musim panas ini, sehingga pelatih Hansi Flick lebih banyak mengandalkan pemain sayap untuk mengisi posisi ujung tombak.
Debut Manis di Laga Pembuka
Pada laga di kandang Elche, Raphinha mencetak dua gol — lewat penalti menit ke-14 dan gol kedua Barcelona pada menit ke-67 — plus satu assist untuk gol Karim Adeyemi di masa injury time babak pertama. Fermín López melengkapi pesta dengan dua gol, sementara rekrutan anyar Anthony Gordon menyumbang dua assist.
Baca Juga
Barcelona Ajukan Proposal Ketiga untuk Rodri, Maresca Incar Enzo Fernández
Gordon pun mengaku puas dengan debutnya bersama Barcelona. “Debut ini benar-benar seperti mimpi. Barcelona dan kotanya luar biasa. Orang-orangnya sangat ramah dan semua orang di tim menyambut saya dengan sangat baik,” katanya seperti dikutip Romano.
Fermín López, yang tampil gemilang dengan dua gol, mengungkapkan musim panas yang sulit karena cedera. “Saya melewati musim panas yang sangat sulit karena cedera. Saya ingin memulai musim ini dengan baik. Musim panas itu berat bagi saya, tetapi sekarang saya mulai merasa lebih baik,” ujarnya.
Apa Artinya bagi Lini Depan Barca
Kemenangan 5-0 itu mengantar Barcelona memuncaki klasemen sementara La Liga 2026/27. Dengan bursa transfer Eropa yang masih berjalan hingga akhir Agustus, pernyataan Raphinha soal kesediaannya menjadi nomor 9 memberi fleksibilitas bagi Deco dan staf pelatih — sekaligus isyarat bahwa klub tidak harus terburu-buru merekrut striker baru.
