Lompat ke konten

Grealish ke Everton? City Sodorkan Iliman Ndiaye

Grealish ke Everton? City Sodorkan Iliman Ndiaye
Foto: @FabrizioRomano (X)

ASATUNEWS.CO, Jakarta — Jack Grealish dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk kembali ke Everton, sementara Manchester City disebut menyodorkan nama Iliman Ndiaye dalam negosiasi antarklub. Laporan tersebut disampaikan jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano melalui akun X @FabrizioRomano pada Kamis (27/8/2026), dan langsung menjadi perbincangan hangat di tengah hiruk-pikuk bursa transfer musim panas.

“Jack Grealish, in talks over Everton return as revealed yesterday — Sunderland not involved,” tulis Romano dalam unggahannya. Ia menambahkan, “Manchester City have also suggested to Everton a possible deal involving Iliman Ndiaye joining #MCFC.” Dengan kata lain, Everton disebut-sebut serius membawa Grealish, sementara Manchester City membuka peluang melibatkan Iliman Ndiaye dalam kesepakatan potensial antarkedua klub.

Kabar ini merupakan perkembangan dari laporan sebelumnya yang menyebut minat Everton terhadap Grealish. Romano menegaskan bahwa klub Championship, Sunderland, yang sempat dikaitkan, tidak terlibat dalam negosiasi kali ini. Fokus pembicaraan kini mengarah pada kemungkinan kepulangan Grealish ke Everton, klub yang menurut laporan menjadi tujuan yang diminati sang pemain.

Ndiaye Tolak Tawaran Arab Saudi

Bagian menarik dari laporan Romano adalah sikap Iliman Ndiaye. “Ndiaye turned down two Saudi bids this summer as he wants to stay in PL,” tulisnya. Artinya, pemain sayap asal Senegal itu telah menolak dua tawaran dari klub-klub Arab Saudi pada bursa transfer musim panas ini karena ingin tetap berkarier di Premier League.

Ndiaye merupakan pemain yang namanya mencuat sejak membela Sheffield United, sebelum kemudian pindah ke Marseille dan akhirnya bergabung dengan Everton. Penampilannya yang energik di sisi sayap membuatnya menjadi salah satu pemain penting Everton. Keputusannya bertahan di Premier League sekaligus menolak tawaran menggiurkan dari Arab Saudi menunjukkan ambisinya untuk terus bermain di kompetisi terbaik dunia, dan kini namanya justru dikaitkan dengan Manchester City.

Karier Ndiaye juga dihiasi pengalaman internasional bersama Timnas Senegal, termasuk tampil di Piala Dunia 2022. Kecepatan, keberanian membawa bola, dan kemampuan menciptakan peluang menjadi ciri khas permainannya. Jika kesepakatan terwujud, Ndiaye akan menjadi tambahan segar bagi lini serang Manchester City yang dikenal haus gelar.

Grealish dan Situasinya di Manchester City

Jack Grealish sendiri merupakan produk akademi Aston Villa yang kemudian menjadi kapten klub tersebut, sebelum Manchester City menebusnya dengan rekor transfer pemain Inggris pada 2021. Di Manchester City, Grealish merasakan berbagai kesuksesan, termasuk treble winner pada musim 2022/2023. Namun, dalam beberapa musim terakhir, menit bermainnya semakin terbatas seiring ketatnya persaingan di lini serang City.

Sebelum meraih sukses di Manchester, Grealish pernah menjadi simbol kebangkitan Aston Villa, membawa klub masa kecilnya itu kembali ke Premier League dan bertahan di kasta tertinggi. Kepindahannya ke Manchester City dengan nilai transfer memecahkan rekor pada 2021 menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah sepak bola Inggris. Kini, setelah beberapa musim di Etihad Stadium, masa depannya kembali menjadi sorotan.

Baca Juga Franck Kessie Prioritaskan Klub Italia, Al Ittihad Terus Membujuk

Situasi itulah yang kemudian memunculkan spekulasi soal masa depannya. Sunderland sempat disebut sebagai salah satu peminat, namun Romano menegaskan klub tersebut tidak terlibat. Kini Everton muncul sebagai klub yang paling serius, dengan pembicaraan yang disebut sudah berlangsung. Langkah ini digambarkan sebagai kepulangan Grealish ke Everton, sebuah klub yang menurut laporan menjadi salah satu tujuan yang ia pertimbangkan.

Potensi Skema Kesepakatan

Yang menarik dari laporan Romano adalah keterlibatan dua klub dalam satu rangkaian negosiasi. Manchester City tidak hanya membuka pintu bagi kepergian Grealish, tetapi juga menyodorkan nama Iliman Ndiaye kepada Everton. Hal ini membuka kemungkinan adanya skema kesepakatan yang saling menguntungkan, baik berupa transfer terpisah maupun bagian dari negosiasi yang lebih besar.

Bagi Everton, mendatangkan Grealish akan menjadi pernyataan ambisi di tengah persaingan Premier League yang semakin ketat. Sementara bagi Manchester City, melepas Grealish sekaligus mengamankan Ndiaye bisa menjadi langkah regenerasi skuat yang efektif. Kedua klub tentu akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari nilai finansial hingga kebutuhan taktik.

Dengan bursa transfer musim panas yang akan segera ditutup, waktu menjadi faktor krusial dalam negosiasi ini. Para pendukung kedua klub pun akan menanti perkembangan selanjutnya, apakah kabar ini akan berujung pada kesepakatan resmi atau sekadar spekulasi yang meredup. Yang jelas, laporan Romano kali ini kembali menghangatkan bursa transfer jelang penutupan jendela musim panas.

Everton sendiri merupakan klub dengan sejarah panjang di Premier League dan basis suporter yang fanatik. Bermarkas di Goodison Park, klub asal Merseyside itu selalu punya ambisi besar untuk bersaing di papan atas. Kehadiran pemain sekaliber Grealish, yang punya pengalaman bermain di level tertinggi, tentu akan menjadi suntikan kualitas yang signifikan bagi lini serang mereka.

Di sisi lain, Grealish juga dikenal sebagai pemain dengan karakter kuat dan pengalaman membela Timnas Inggris di berbagai turnamen besar. Kemampuannya membawa bola, memenangkan pelanggaran, dan menciptakan ruang bagi rekan setim menjadi nilai jual utamanya. Pengalaman semacam itu jarang dimiliki pemain lain, sehingga tak heran jika namanya masih diminati banyak klub.

Adapun bagi Manchester City, langkah ini sejalan dengan kebiasaan klub yang selalu meremajakan skuatnya dari musim ke musim. Dengan skuat yang sudah sangat dalam, City kerap melepas pemain yang mulai jarang mendapat menit bermain untuk memberi ruang bagi talenta baru. Ndiaye, dengan usia yang lebih muda dan potensi yang masih berkembang, dinilai cocok dengan kebutuhan jangka panjang klub.

Perlu dicatat pula bahwa laporan Romano kali ini masih sebatas kabar pembicaraan awal, bukan kesepakatan final. Belum ada konfirmasi resmi dari ketiga klub yang terlibat, yakni Everton, Manchester City, maupun pemain. Karena itu, publik tetap perlu menunggu perkembangan berikutnya sebelum memastikan apakah kedua saga ini benar-benar akan terwujud di bursa musim panas ini.

Ditulis oleh

Lanjut Baca