Senin, 12 Maret 2018 08:01 WIB

Enak Oi, Dua Oknum ASN Satpol PP yang Pungli Hanya Disanksi Teguran

Berita -
Enak Oi, Dua Oknum ASN Satpol PP yang Pungli Hanya Disanksi Teguran

Ilustrasi.

PEKANBARU (asatunews) -- Dua oknum Satpol PP Pekanbaru berinisial JU dan MU hingga kini masih masuk kantor seperti biasa. Keduanya masih bertugas di bagian pleton atau bagian lapangan. Padahal kedua oknum Satpol PP yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli).

Sekretaris Daerah Kota (Sedako) Pekanbaru, Muhammad Noer MBS mengaku sudah memanggil Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Pekanbaru terkait wewenang yang diberikan untuk memeriksa kedua ASN tersebut.

"Kemarin kita sudah bahas dengan Inspektorat dan BKP-SDM terkait sanksi yang akan diberikan kepada dua oknum Satpol PP Kota Pekanbaru yang melakukan pungli. Sekarang tinggal menunggu rekomendasi saja," katanya.

Saat ditanya apa saksi yang akan diberikan kepada dua ASN yang diduga melakukan pungli tersebut, M Noer mangaku masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat dan BKP-SDM.

"Sekali lagi, untuk sanksi nanti tergantung rekomendasi dan hasil pemeriksaan. Kalau levelnya ringan, ya ringan sanksinya. Tapi kalau berat yang dilakukan, tentu sanksinya bisa langsung pemberhentian," katanya.

Sementara Plt Kepala BKP-SDM Kota Pekanbau, Masriah mengungkapkan, kedua ASN tersebut hanya diberikan saksi teguran saja dari Kepala Satpol PP Pekanbaru, Agus Pramono.

Sementara pihaknya hanya sebatas menerima surat tembusan saja dari Satpol PP Pekanbaru. "Sanksinya ya itu, teguran dari atasanya. Kemudian ditembuskan ke kita," katanya.

Saat ditanya kenapa kedua oknum itu tidak diberikan saksi tegas seperti yang sebelumnya sempat disampaikan Agus Pramono, berupa pemecatan, Masriah menyebut, tidak ada bukti yang kuat terkait dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh kedua ASN tersebut.
"Buktinya tidak kuat, jadi diberikan teguran saja dari atasanya," ujarnya.

Terpisah, Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi meminta Kepala Satpol PP dan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Pekanbaru untuk memberikan sanksi tegas kepada dua oknum Satpol PP yang melakukan diduga Pungli.

"Kalau memang benar dua oknum personil Satpol PP Kota Pekanbaru tersebut terlibat pungli, ya berikan sanksi sesuai Undang-undang kepegawaian," katanya.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :