Sabtu, 03 Maret 2018 11:27 WIB

Soal Banser NU, Ini Menurut Bupati Sukiman

Riau -
Soal Banser NU, Ini Menurut Bupati Sukiman

UJUNGBATU (asatunews) -- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman, Jumat (2/3/18) pagi membuka secara resmi acara Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahlatul Ulama (NU) ke XII dan Fatser ke III tahun 2018 di halaman pendopo Masjid Syuhada Ujung Batu. 

Kegiatan diawali dengan upacara bendera diikuti 150 peserta calon kader Banser. Kemudian tampak hadir juga, Ketua PKK Rohul, Hj Peni Herawati Sukiman, Upika Ujung Batu, pengusaha muda Ujung Batu, Indra Gunawan, Ketua GP Ansor Riau, Purwaji SSos, Ketua GP Ansor Rohul, Sutanto, kader muslimah NU serta pengurus PAC GP Ansor se Rohul. 

Bupati Rohul, H Sukiman menyampaikan, keberadaan Banser NU di Rohul hendaknya dapat membangun karakter pemuda yang memiliki kepribadian yang agamis, serta cinta tanah air. 

Menurut orang nomor satu Rohul ini, pemuda sangat berperan penting dalam kemajuan suatu bangsa dan negara. Sebab itu, Pemkab Rohul sendiri sangat menyambut baik kegiatan Diklatsar Banser NU tersebut, untuk pemantapan para pemuda menghadapi era globalisasi dan perkembangan ilmu teknologi seperti saat ini. 

Lewat Diklatsar Banser NU itu, Mantan Dandim Inhil ini juga berharap para kader pemuda bisa betul-betul mengikuti materi. Sehingga dapat menambah pengalaman, untuk menyambung estafet kepemimpinan Pemuda Ansor kedepan. 

"Saya berpesan kepada adik-adik lebih semangat ikuti latihan ini. Dan saya juga minta, Pemuda Ansor bisa jadi contoh di tengah masyarakat, demi menciptakan Rokan Hulu yang maju, mandiri dan agamis," pesan mantan Wabup Rohul ini. 

Dalam sambutannya Ketua GP Ansor Rohul, Sutanto menjelaskan, Diklatsar Banser NU dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun ini, sudah dilaksanakan di dua kecamatan yakni, Kunto Darussalam dan Ujung Batu. 

"Acara hari ini berlangsung selama 4 hari. Pesertanya melibatkan para pemuda pilihan Allah SWT dari 16 kecamatan, berjumlah 150 orang, 20 diantaranya adalah wanita," terangnya. 

Lanjutnya, materi yang akan disampaikan dalam pendidikan itu diantaranya mengenai peraturan baris-berbaris (PBB), tata cara upacara bendera, Aswaja, kebatinan dan beladiri, serta bidang ekonomi. "Pemateri berasal dari TNI dan Polri serta para ulama di Kecamatan Ujung Batu," tambahnya. 

Diakhir sambutannya Ketua GP Ansor Riau, Purwaji SSos meminta kepada seluruh kader Banser NU bisa jadi garda terdepan mengantisifasi kelompok-kelompok Ciber Army yang saat ini meresahkan masyarakat, dengan menyebarkan berita hoax di media sosial (Medsos). 

"Semoga Banser NU yang ikut latihan hari ini bisa jadi benteng utama di tengah masyarakat, terutama dari kelompok yang ingin memecahkan persatuan dan kedamaian NKRI," pintanya.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :