Kamis, 01 Maret 2018 14:53 WIB

Peras Kepsek SDN 024 Tambang  2 Oknum LSM di OTT Polres Kampar

Hukrim - Toni
Peras Kepsek SDN 024 Tambang  2 Oknum LSM di OTT Polres Kampar

KAMPAR (ASATUNEWS)- Buset, sepak terjang dua oknum Lembaga Swadaya Masyarakat ini, Mila dan Linda operandi  terkordinir dengan profesional.  Dengan modus chating mestra terhadap sejumlah pejabat mereka berhasil raup uang puluhan juta rupiah.

Namun naas lantaran diminta uang secara terus-menerus oleh kelompok ini. Kepala sekolah SDN 024 Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Zarmalis, SPd, memilih melaporkan pemerasan itu ke Satuan Reskrim Kampar.

Hingga tepatnya pada transaksi terakhir, pihak kepolisian berhasil mencokok Linda dengan barang bukti uang tunai Rp 3,5 juta.  Setelah dilakukan pengembangan dan barang bukti (BB) akhirnya penyelidikan mengarah kepada  Mila.

Dimana disebutkan Linda ia hanya disuruh minta uang kepada korban. Akhirnya, hanya berselang beberapa saat, Selasa malam sekitar 20.30 WIB, Mila berhasil ditangkap didaerah Simpang Panam Pekanbaru.

Perkara terus merembet, Mila juga mengatakan hasil chatingan mestra itu didapatkan dari salah seorang oknum wartawan bernisial Cg. Dimana, Cg itu mengatakan kepada Mila bahwa ia telah menerima uang senilai Rp 15 juta dari korban (Zarmalis).


Saat itu Cg juga memberikan chatingan diduga modus operandi itu kepada Mila. Mendapatkan bukti chatingan dari Cg itu, Mila melakukan hal yang sama kepada korban. Saat kedatangan pertama, Mila berhasil memeras korban senilai Rp3 juta.  Transaksi saat itu langsung di ruangan sekolah korban.

 Dimana saat itu uang tersebut dengan rasa keterpaksaan dipinjamkan korban kepada seorang guru. " Saya sudah kasih uang itu sama Mila Rp3 juta itu juga uang minjam," kata Zarmalis saat ditemui asatunews.co di Polres Kampar.

Hanya berselang beberapa hari, sambung Zarmalis,  ia kembali dihubungi dengan ancaman yang sama. Kali ini ia memaksa harus ada uang Rp5 juta " Merasa saya terus jadi bulan-bulan kawanan oknum ini. Maka saya melapor dan menceritakan nasib yang saya alami ke pihak kepolisian," kata Zarmalis.

Atas laporan Zarmalis ini, Linda ditangkap dalam Operasi Tangkap  Tangan (OTT) Sat Reskrim Polres Kampar  atas pengembangan Mila juga ikut ditangkap. Hingga saat ini perkaranya masih dalam penyelidikan.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :