Kamis, 01 Maret 2018 11:50 WIB

Ops Keselamatan Muara Takus 2018

Lalulintas Merupakan Urat Nadi Perekonomian Suatu Negara

Berita - Toni
Lalulintas Merupakan Urat Nadi Perekonomian Suatu Negara

Apel gelar pasukan keselamatan 2018

KAMPAR (asatunews) -- Kamis pagi tadi tepatnya di Lapangan Upacara Mapolres Kampar dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Muara Takus 2018 dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas. 

Apel Gelar Pasukan ini dipimpin Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK MH dan dihadiri Pejabat Utama Polres Kampar, Dandim 0313/ KPR yang diwakili Kapten Inf Ayi Supriatna, Perwakilan Kadis Perhubungan dan Kasatpol PP Kampar serta dari perwakilan PT Jasa Raharja daerah Kampar.

Sementara peserta apel terdiri dari Personel Polres Kampar gabungan satuan fungsi, personel Provost Kodim 0313/ KPR dan Personel Satpol PP Kampar. Pada Apel Gelar Pasukan ini dilakukan pemasangan pita tanda operasi oleh Pimpinan Apel kepada perwakilan Personel Polri, TNI dan Satpol PP. 

Kapolres Kampar  selaku Pimpinan Apel dalam amanatnya membacakan amanat tertulis Kepala Korp Lalulintas Polri pada Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan tahun 2018 tanggal 1 Maret 2018.

Disampaikan dalam amanatnya bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa lalulintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara, oleh sebab itu pemeliharaan kamseltibcarlantas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara dan merupakan cerminan keberhasilan pembangunan peradaban modern.

Oleh sebab itu Polri khususnya Polantas bersama stake holders dan pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dibidang lalulintas.

Ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas yang berpotensi menyebabkan terjadinya lakalantas, antara lain pelanggaran melawan arah khususnya kendaraan motor Roda dua, penggunaan handphone saat mengemudi, berboncengan lebih dari satu dan pengendara yang belum cukup umur.

Dengan dilakukannya penegakkan hukum berupa teguran terhadap sasaran prioritas ini maka pelaksanaan Operasi Keselamatan ini diharapkan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, antara lain meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas, meminimalisir pelanggaran, menekan angka kecelakaan dan terwujudnya kamseltibcarlantas.

Kakor Lantas memberikan penekanan dan arahan untuk pedoman dalam pelaksanaan tugas, yaitu selalu bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, jaga keselamatan diri dalam bertugas, tingkatkan disiplin anggota Polantas dan terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme serta terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalulintas.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :