Jumat, 23 Februari 2018 09:01 WIB

Kepsek Diduga Lindungi Perbuatan Guru Cabul

Oknum Guru Olahraga  SMPN 4 Tambang Diduga Cabuli Lima Siswa

Riau - Toni
Oknum Guru Olahraga  SMPN 4 Tambang Diduga Cabuli Lima Siswa

Zubir Sony diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswanya.

TAMBANG (ASATUNEWS)- Dunia pendidikan tercoreng ulah  guru Olah Raga Sekolah  Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Tambang, Zubir Sony. Buset, guru bejat ini diduga berhasil melakukan pelecehan seksual terhadap Lima orang siswanya.

Anehnya, hingga saat ini guru berkumis itu belum juga ditangkap pihak kepolisian. Padahal, satu dari lima korban informasinya telah melaporkan kejadian itu kepada Polsek Tambang.

"Perbuatan Zubir Sony ini telah dilaporkan oleh siswanya. Kebetulan siswanya itu warga saya. Tapi hingga saat ini belum ada kabar penindakan dari pihak kepolisian," kata Ketua Rukun Warga (RW)  yang enggan menyebutkan namanya itu kepada inforiau Kamis siang kemarin.


Diceritakan sang RW, dirinya mendapat keterangan dari parakorban perbuatan bejat Zubir Sony itu dilakukan saat  kegiatan pelajaran tambahan (ekstrakurikuler).

 " Korban dipelasahnya disalah satu ruangan disekolah. Dimana, korban digertaknya bahwa korban tidak lagi perawan (Modus pelaku). Saat korban ketakutan, Zubir Sony memasukan tanganya ke kekemaluan dadanya," terang RW.

Selanjutnya, salah satu tangan lagi menjolokan jarinya ke kemaluan (V) korban hingga korban menjerit kesakitan " Pelaku juga menganiaya korban bila mengeluarkan suara saat aksi bejatnya berlangsung," terang RW.

Dikatakan RW itu lagi, perbuatan Zubir Sony ini informasi yang diperoleh masyarakat tidak hanya dilakukanya terhadap SMPN4 saja. Tapi juga disekolah sebelumnya didaerah Pelalawan, dengan korbanya anak sekolah dasar.

," Tidak jelas proses hukum terhadap Zubir Sony. Informasinya pelaku sempat mengajar di sekolah lain, tapi ditolak warga. Perbuatan Zubir ini tidak manusiawi," ucapnya.

Bahkan ada juga informasi,  sambungnya, pelaku kini buron pihak kepolisian " Ngambang baru ceritanya. Kami berharap polisi bisa menangkap dan mengadili pelaku," pungkasnya.


Terkait masalah ini Kepala Sekolah SMPN 4 Tambang Zulkifli terkesan buang badan, dan mengakui tidak mengetahui kemana dipindahkan  pelaku yang awal disekolahnya " Saya tidak tau. Entah kemana pergi atau dimutasinya," ujar Zulkifli saat ditanyai asatunews.co Kamis kemarin.


Dimana sebelumnya melalui Whatsaap (Wa) Zulkifli mengatakan  secara kedinasan sudah diberikan sanksi yaitu di mutasikan " Kita sudah laporkan ke Dinas Pendidikan. Kalau untuk hukumnya itu masih berjalan," tulisnya----aneh ada perbuatan cabul diruang lingkup sekolah malah lapor dinas bukan ke pihak kepolisian.

Padahal beredar isu, untuk meredam suasana Zubir Sony (pelaku) dipindahkan kesalah satu sekolah di Kampar Kiri Hilir. Namun ditolak keberadaanya disekolah itu-- sehingga masyarakat berfikiran kepsek SMPN 4 Tambang Zulkifli melindungi perbuatan pelaku. Kenyataan itu bisa diamati dengan ada kejadian mutasi saat mengetahui perbuatan pelaku.

Terkait dengan permasalahan ini sejumlah masyarakat kususnya Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau,  berharap kepada pihak kepolisian untuk segara menangkap dan memproses pelaku secara hukum.

"Ini sudah meresahkan, usai berbuat lalu pergi. Perbuatan ini sudah berkelanjutan. Bahkan perbuatan itu sudah dilakukan disekolah sebelumnya. Satu untuk pelaku. TANGKAP dan ADILI ganti Kepala Sekolahnya yang diduga melindungi perbuatan pelaku dan lalai terhadap siswa," kata Ardi salah seorang warga saat dikonfirmasi inforiau Jumat pagi.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :