Jumat, 23 Februari 2018 08:34 WIB

Gara-gara Bermuatan Lebih, Inilah Akibatnya

Riau -
Gara-gara Bermuatan Lebih, Inilah Akibatnya

RUPAT (asatunews) -- Diduga akibat over kapasitas muatan,  ramdoor KMP Kakap yang sedang mengisi muatan di pelabuhan Tanjung Kapal Kecamatan Rupat menuju Dumai patah, sekitar pukul 09.00 wib,  Kamis (22/2/18).

Dari informasi yang berhasil dirangkum dari sejumlah sumber,  patahnya ramdor kapal roro KMP Kakap ini merupakan kejadian yang kedua kalinya,  karena pada bulan juli tahun 2016 yang lalu pernah terjadi hal yang serupa akibat tonase muatan truk yang over kapasitas. 

Akibat peristiwa yang hampir merenggut nyawa tersebut,  truk bermuatan sawit tersebut nyaris tercebur ke laut,  dan muatan berserakan di jembatan penyeberangan.

Fahry salah seirang warga Rupat yang dihubungi mengatakan,  kejadian ini berawal ketika kapal mengisi muatan di pelabuhan Tanjung Kapal menuju Dumai,  ketika truk bermuatan sawit memasuki kapal,  tiba-tiba terdengar bunyi patahan yang kuat dan sontak membuat penumpang kapal menjadi panik. 

"Diduga patahnya ramdor akibat muatan truk yang berisi sawit ini melebihi tonase dan kejadian ini sempat membuat penumpang kapal panik," kata Fahry. 

Akan tetapi pihak kapal tetap mengangkut penumpang dan muatan dengan kondisi ramdor patah dan bagian mobil yang keluar dari kapal menuju Dumai. 

"Tadi saya mendapat info dari kawan kapal tersebut tetap jalan ke Dumai dan setelah muatan dibongkar kapal langsung Docking," jelasnya lagi. 

Sementara itu Plt Kadishub Bengkalis Joko Edi Imhar ketika dihubungi membenarkan atas kejadian tersebut dan pihaknya belum bisa memberikan pernyataan apa penyebab ramdor kapal tersebut patah, karena kewenangan tersebut dari propinsi. Pihaknya hanya memiliki kewenangan di bagian darat saja.

"Untuk kewenangan kapal dan perawatan jembatan penyeberangan masih dipropinsi dan saya tidak bisa memberikab pernyataan penyebab kejadian tersebut dan ciba hubungi pihak Dishub Propinsi saja yang memiliki kewenangan untuk memberikan pernyataan," kata Kadishub Bengkalis ini.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :