Jumat, 23 Februari 2018 08:11 WIB

Alhamdulillah, Murid SD Selamat dari Pemerkosaan OTK

Hukrim - Toni
Alhamdulillah, Murid SD Selamat dari Pemerkosaan OTK

Ilustrasi

TAMBANG (asatunews) -- Seorang bocah perempuan ditaksir berumur 12 Tahun nyaris saja jadi korban seksual. Untung saja bocah ini berhasil berteriak dan melepaskan diri saat disekap oleh pelaku.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala SDN 024 Zarmalis, SPd saat dikonfirmasi oleh asatunews.co Kamis siang tadi. "Korban sempat dicekik oleh pelaku. Tapi korban memberontak , berteriak dan berhasil lolos lalu dibantu warga," ungkap Zarmalis.

Saat itu juga warga berusaha memburu pelaku. Namun tidak ditemukan. "Sempat warga beramai-ramai mengepung semak belukar, tapi pelaku berhasil lolos," katanya.

Dijelaskan Zarmalis, terkait masalah ini dirinya juga tidak tau pasti apakah korban sudah melapor atau belum. "Saya rasa korban tidak melapor. Tapi dengan kejadian ini saya selaku kepsek menghimbau orangtua kususnya anak perempuanya agar diantar jemput saat bersekolah," harapnya.

Sebenarnya, kejadian ini sambung Zarmalis bukan saat anak murid (korban) pulang sekolah. "Anak ini bukan sedang bersekolah. Tapi hendak belanja ke sekolah. Diperjalan korban yang merupakan murid kami ini ditarik paksa oleh pelaku," ujarnya.

Agar masalah ini tidak lagi terulang dan pelakunya bisa diungkap, Zarmalis mengatakan akan berkordinasi dengan pihak kepolisian. "Kita akan kordinasikan kejadian ini kepada pihak Polsek Tambang. Agar hal ini tidak terjadi lagi," pungkasnya. 

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :