Rabu, 14 Februari 2018 08:19 WIB

Lahan Terbakar, Kepala BPBD Berjibaku dengan Api

Berita -
Lahan Terbakar, Kepala BPBD Berjibaku dengan Api

BENGKALIS (asatunews) -- Sejumlah daerah rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus di pantau melalui personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis. Rawannya sejumlah titik terjadi di musim panas atau kemarau. Ini karena, di Pulau Bengkalis negeri junjungan ini terdapat lahan gambut.

Seperti yang terjadi, Selasa (13/2/18) kemarin, Karhutla terjadi di Desa Temeran, Kecamatan Bengkalis. Kali ini Karhutla membara di lahan kosong milik masyarakat. Diperkirakan amukan api sudah membakar sekitar kurang lebih 30 hektar lahan.

Untuk memadamkannya, sebanyak 20 personil BPBD diturunkan. Melalui peralatan 1 unit mesin ukuran sedang, 2 unit mesin tricket mini dan 1 unit mesin apung. Api perlahan-lahan dipadamkan. Kondisi semak belukar yang tumbuh di lahan masyarakat itu memaksa, Kepala BPBD Kabupaten Bengkalis H Jaafar Arief bersama regu BPBD berjibaku dengan api.

“Pemadaman Karhutla di Desa Temeran ini, kita turunkan 20 personil dengan peralatan yang ada. Sampai hari ini, api belum bisa dipadamkan, dikarenakan angin kencang dan berpindah arah,” kata Jaafar kemarin.

Meski tim sudah berupaya menjinakkan api dengan peralatan yang tersedia. Namun, hembusan angin yang cukup kencang menjadi hambatan besar bagi petugas BPBD. Untuk menghindari kobaran api di lahan itu, BPBD bersama dengan TNI dan Polri serta dibantu masyarakat setempat menyiasainya dengan menyiram seluruh pinggiran lahan-lahan yang belum tersentuh api.

“Upaya pemadaman ini terus kita lakukan dan beberapa titik juga di anulir bersama tim gabungan terdiri dari BPBD, Damkar, TNI dan Polri. Kemudian dibantu masyarakat setempat,” terangnya.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :