Jumat, 26 Januari 2018 08:43 WIB

Ingin Dapatkan Asuransi, Pria Nekat Buat Laporan Palsu Perampokan

Hukrim -
Ingin Dapatkan Asuransi, Pria Nekat Buat Laporan Palsu Perampokan

Pelaku yang diamankan.

ROHUL (asatunews)--Ingin mendapatkan claim asuransi satu unit sepeda motor, seorang pemuda di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, BS alias Bambang alias Nanang (22) membuat laporan telah menjadi korban perampokan. 

Dalam laporan palsu yang dibuat Bambang ke Mapolsek Kunto Darussalam itu, ia mengaku menjadi korban perampokan dan telah kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion Gold BM 2889 UW atasnama Ali Marjono yang masih status kredit di OTO Finance.

Karena ketahuan telah membuat laporan palsu atas hilangnya sepeda motor yang dimaksud, akhirnya, warga RW 03/ RT 04 Dusun Planduk, Kelurahan Kota Lama tersebut diringkus polisi dengan tuduhan laporan palsu dan pelaku penipuan, serta penggelapan sepeda motor.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH SIK mengatakan, Bambang ditangkap oleh tim Opsnal Sat Reskrim Polres Rohul pada Selasa (23/1/18) sekitar pukul 17.00 WIB sore.

AKP Harry mengungkapkan perkara penipuan dan atau penggelapan dilakukan pelaku Bambang berawal pada Sabtu 21 Oktober 2017 sekira pukul 06.00 WIB lalu, pelaku Bambang datang ke Mapolsek Kunto Darussalam, melaporkan bahwa dirinya korban perampokan yang terjadi jalan lintas Ujungbatu-Kota Lama, di areal PTPTN V Sei Rokan pada Jumat malam 20 Oktober 2018 sekitar pukul 22.00 WIB

Dalam Laporan Polisi Nomor: LP/ 100/ X/ 2017/ Riau/ Res Rokan Hulu/ Sek Kunto Ds, tanggal 21 Oktober 2017, Bambang mengaku dipepet 2 orang tidak dikenal bertubuh tinggi, mengendarai Kawasaki Ninja warna hitam yang memakai? jaket hitam dan helm. 

Saat perampokan, Bambang mengaku seorang perampok menodongkan pisau ke arahnya sambil meminta uang. Karena tidak uang, perampok mengambil handphone Asus miliknya dan membawa kabur Yamaha Vixion Gold BM 2889 UW atasnama Ali Marjono yang dikendarainya.

"Pelaku mengaku sempat ditendang hingga jatuh, dan dia harus berjalan kaki ke rumahnya di Kota Lama, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kunto Darussalam," ungkap AKP Harry, Rabu (23/1) sore.

Dari hasil analisa dan evaluasi (anev), banyak kejanggalan dalam laporan yang dibuat oleh Bambang ke Mapolsek Kunto Darussalam. Akhirnya, Senin (22/1/18) sore, tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul untuk melakukan penangkapan kepada Bambang.

Dari interogasi, akhirnya Bambang mengakui bahwa laporan polisi yang dibuatnya hanya rekayasa. Bambang mengatakan Yamaha Vixion Gold dibawanya digelapkan oleh temannya bernama Agus.

Ia nekat membuat laporan palsu ke Polsek Kunto Darussalam karena Yamaha Vixion Gold masih dalam tenggang kredit di OTO Finance selama 23 bulan dengan ansuran Rp1.171.000 per bulan.

"Alasan Bambang membuat laporan palsu karena ia akan mendapatkan keuntungan atas klaim asuransi. Sebab, bila motor digelapkan, maka asuransi tidak bisa diklaim, sehingga ia membuat laporan palsu tentang korban perampokan di Polsek Kunto Darussalam," ungkap AKP Harry.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :