Rabu, 24 Januari 2018 16:15 WIB

Gubri: Program Pemerintah Banyak Diarahkan ke Desa

Pemerintah -
Gubri: Program Pemerintah Banyak Diarahkan ke Desa

KUANSING (asatunews) – Seribuan masyarakat Sungai Buluh Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi sangat antusias menyambut kehadiran Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman (Andi Rachman)  pada Musyawarah Pertangungjawaban Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah Sejahtera. Selain Gubernur Andi Rachman, juga hadir Bupati Kuansing Mursini dan Danramil setempat.

Gubernur Andi Rachman sangat memberikan apresiasi kepada pengelola BUMDes yang terbilang sukses mengembangkan perekonomian masyarakat.  

“Ini luar biasa. Mari kita jaga dan kita lanjutkan program ini. Saya yakin, kalau kita semua kompak, banyak potensi yang bisa dikembangkan, baik perkebunan maupun pertanian lainnya. Pilihlah yang dapat dikembangkan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," ungkap Andi Rahman yang kini kembali maju sebagai calon Gubernur Riau periode 2019-2024 berpasangan dengan Bupati Rokan Hilir, Suyatno.

Andi menambahkan, saat ini banyak program dijalankan pemerintah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten yang mengarah poada pemberdayaan masyarakat desa. Ada program listrik desa,  program air bersih, gas dan bantuan lainnya yang targetnya peningkatan kesejahteraan dan peningkatan perekonomian masyarakat. 

“Banyak program pemerintah yang diarahkan pada pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat desa. Ini perlu diapresiasi dengan baik, terutama penguatan kelembagaan di desa,” ujar Andi. 

Terkait dengan perkembangan BUMDes, Gubernur Andi rachman menilai, ini perlu mendapat penghargaan khusus dan bila perlu dilombakan agar para pengelola BUMDesa ini semakin bersemangat dalam upaya peningkatan pembangunan desa khususnya peningkatan perekonomian anggotanya. 

“Saya akan ajak Bank Indonesia dan OJK untuk sama-sama mengembangkan BUMDes ini. Bumdes harus cepat bergerak dengan memanfaatkan teknologi dalam pengelolaannya, agar aspek transparansi dan akuntabel Bumdes dapat terjaga. Saya yakin apabila ini dapat berkembang maka roda perekonomian masyarakat akan meningkat dan BUMDes nantinya dapat menjadi bank di desa," jelas Andi.

Sebelumnya, Kepala Desa Sungai Buluh Imam Suroyo melaporkan, Sungai Buluh merupakan trans pertama di Kuantan Singingi mulai dihuni pada tahun 1986, saat ini berpenduduk 6.000 jiwa. 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memperhatikan desa. Dari desa lah kita membangun masyarakat, semoga sehat dan dapat melanjutkan program untuk desa yang telah Bapak programkan," ungkap Imam.

Sementara itu Direktur Bumdes Amanah Sejahtera Desa Sungai Buluh, Djunaidi dalam laporannya menyampaikan, sampai Akhir periode 31 Desember 2017 , Bumdes Amanah Sejahtera Unit Simpan Pinjam telah menyalurkan pinjaman kepada masyarakat sebesar RP.31.620.243.000.

Adapun jenis usaha yang diberikan bantuan modal kerja dengan rincian, untuk perdagangan diberikan kepada 131 0rang dengan jumlah Rp.1.327.200.000. Perkebunan diberikan kepada 1434 pemanfaat senilai Rp.17.204.500.000. Sektor Perikanan 4 pemanfaat Rp.21.000.000, Peternakan 1 pemanfaat Rp.100.000.000,  industri kecil 4 pemanfaat Rp.24.000.000, dan jasa 59 pemanfaat Rp.755.500.000. Totalnya, masyarakat yang telah memanfaatkan BUMDes ini sebanyak 1.633 orang. 

Adapun jenis usaha yang diberi bantuan Peralatan kerja, berjumlah 1.377 pemanfaat sebesar Rp12.188.043.000 dengan rincian, untuk Perdagangan 986 pemanfaat Rp. 5.247.043.000, Perkebunan 363 Pemanfaat Rp. 6.279.500.000, Perikanan 1 pemanfaat Rp. 8.000.000, Jasa 27 pemanfaat Rp.653.500.000. “Sampai akhir tahun 2017 Laba akhir tahun Bumdes Amanah Sejahtera sebesar Rp.694.972.373,” ucapnya.  

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :