Minggu, 21 Januari 2018 09:09 WIB

Aksi Sadis Joni Berujung Penjara

Hukrim - Toni
Aksi Sadis Joni Berujung Penjara

ROHUL(asatunews)- Aksi brutal juga disertai penganiayaan membuat M. Hidayat (41) warga Jalan Cipta Karya Perm Citra Permata Blok C - 02 Rt 005 Rw 001 Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan Kodya Pekanbaru terkapar diterjang peluru  senapan angin.

Perbuatan itu dilakukan oleh Joni (44)  warga Kilometer  28 Desa Pauh perumahan kebun milik Rusli Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu,pada Minggu kemarin dirumah Joni. Atas laporan Hidayat akhirnya Joni ditangkap oleh Tim Unit Reskrim Polsek Bonai Jumat pagi kemarin tidak jauh dari rumahnya.

Menurut Kapolsek Bonai Iptu Riza  kepada awak media menjelaskan, berikut kronologis kejadian sesuai dengan keterangan saksi korban dan juga saksi lainya. Tepatnya, pada hari Minggu tanggal 14 Januari 2018 sekira pukul 20.30 Wib, korban berada di camp barak F mendapat  telpon dari Joni ( pelaku).

Saat itu pelaku  menyuruh korban datang ketempatnya. Dari camp korban berangkat sendiri dengan berjalan kaki. Sesampainya di tempat pelaku, korban melihat pelaku sedang duduk di bangku depan rumahnya dengan senapan angin yang terletak di atas meja.

Lalu, setelah korban berhadapan dengan pelaku selanjutnya pelaku berdiri dari duduknya tanpa mengutarakan apapun langsung mencekik leher korban dengan menggunakan tangan kiri dan tangan kananya meninju wajah korban berkali - kali.

Kemudian pelaku manarik korban untuk menggapai senapan angin yang terletak di atas meja setelah pelaku dapat menggapai senapan angin tersebut langsung mengarahkan senapan angin dan manarik pelatuknya sehingga senapan angin meledak mengenai betis kaki kiri korban dan korban sudah tidak berdaya lagi.

Dikesempatan itu pelaku mengambil tali yang terbuat dari karet dan mengikat kedua tangan korban setelah itu pelaku memukuli dengan menggunakan senapan (popor) ke pundak pelapor, punggung, dan kepala korban. Tidak itu saja ia juga menendang korban begitu juga dengan berbagai macam cara untuk memukuli korban sampai terlungkup tidak berdaya.

Setelah itu pelaku menarik baju korban sebelah belakang dan mendudukkan korban dan memberikan korban satu gelas air putih serta satu batang rokok yang di berikan pelaku dan langsung korban minum dengan tangan terikat.

Selanjutnya pelaku melepaskan ikatan karet pada tangan korban, setelah itu rokok diberikan. Kemudia pelaku menelpon saksi Jaya untuk menjemput korban dan tidak berapa lama Jaya pun tiba, lalu membawa korban ke bidan untuk berobat selanjutnya dirujuk ke RS Santa Maria Pekanbaru.

"Saat ini saksi dan bukti sudah cukup. Dan kita juga telah melakukan penahanan terhadap pria keturunan tionghua itu. Saat ini perkaranya masih dalam lidik pihak Polsek Bonai," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Teju SIK tadi pagi. 
 

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :