Kamis, 18 Januari 2018 09:55 WIB

Petani Bejat, Bocah Empat Tahun Malah Dicabuli, Penjaralah!

Hukrim - Toni
Petani Bejat, Bocah Empat Tahun Malah Dicabuli, Penjaralah!

Pelaku cabul

ROHUL (asatunews)- Bejat!!! Kata yang itu pantas untuk si tua bangka ini. Walau umur sudah dekat diambang kubur. Namun prilakunya malah kian bejat. Pria berumur 56 tahun itu nekat mencabuli sebut saja  Kupu-kupu bocah berumur 4 Tahun.

Kini, akibat ulah konyolnya itu pak tua yang keseharian bekerja selaku patani tersebut harus menjalani sisa hidupnya di balik jeruji besi Mapolres Rokan Hulu (Rohul), ia ditangkap Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA) dirumahnya, Selasa (16/01/18) malam kemarin.

Beginilah kesaksian orangtua korban kepada pihak kepolisian dalam laporan resmi, pada hari Selasa tanggal 16 Januari 2018 sekira pukul 10.00 wib korban berpamitan kepada ibunya untuk bermain keluar.  Saat itu korban pergi ke rumah SD Alias M J (Pelaku) hendak mengajak cucu pelaku bernisial Mk bermain.

Kebetulan saat itu yang ada dirumah hanya pelaku MJ. Saat itu korban meminta minum kepada MJ. Pada saat korban mengambil minum didapur, pelaku langsung memeluk korban dan menciuminya dan memaksa korban (Maaf) memegang kemaluan pelaku.

Selanjutnya korban terdesak pipis dan pergi kebelakang rumah dan saat itulah pelaku memasukan jarinya. Usai itu korban pulang kerumah dan saat akan buang air kecil korban kesakitan dibagian kelaminya.

Penasaran, orang tua korban mempertanyakan kepada anaknya itu. Maka saat itu, korban menceritakan semua prilaku MJ dari awal. Mendengar keterangan anaknya itu,  orang tua korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan itu, petugas kepolisian langsung bergerak cepat memeriksa saksi-saksi. Tanpa rintangan yang sulit, pelaku berhasil ditangkap dan dijebloskan kebalik jeruji besi.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK  kepada asatunews.co Kamis pagi tadi mengatakan, sejumlah barang bukti (BB) 1 helai baju kaos oblong warna merah/putih, 1 helai celana panjang warna merah, 1 helai kaos dalam warna putih dan 1 helai celana dalam warna biru.

"Untuk saat ini warga Desa Rambah Muda DU SKPD  Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) itu masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit PPA Polres Rohul," pungkasnya. 

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :