Sabtu, 13 Januari 2018 20:55 WIB

Dikejar masyarakat, Terduga Penipuan Terjun Bebas ke Sungai Kampar

Riau - Toni
Dikejar masyarakat, Terduga Penipuan Terjun Bebas ke Sungai Kampar

KAMPAR (asatunews)- Salah seorang terduga penipuan sejumlah toke sawit di Kabupaten Kampar terjun ke Sungai Kampar, tepatnya di jembatan dua Danau Bingkuang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu tadi.

Diduga pelaku tidak bisa berenang, hingga kini keberadaan pelaku belum diketemukan. Untuk mencari keberadaan pelaku, pihak BPBD, Basarnas, anggota Polsek Tambang dan warga sekitar di sepanjang aliran sungai Kampar melakukan pencarian dengan menelusuri arus sungai.

Informasi yang didapat oleh asatunews.co,  awal mula kejadian meloncatntya terduga penipuan ini lantaran dikejar masyarakat. Begini kronologisnya, menurut Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH melalui Kapolsek Tambang AKP Jambi Lumban Toruan SH.

Beber  Deni, pada hari Kamis tanggal 11 Januari 2018 ada seorang diduga pelaku datang ke toke sawit Desa Siabu Yang bernama Isaf untuk meminjam Uang -- saat itu pelaku mengaku  memiliki kebun Sawit kurang lebih 40 Hektar di Daerah Payung Desa Siabu.

Dikarenakan Ia memiliki Kebun Sawit tersebut  Toke Isaf meminjamkan uang kepada pelaku sebesar Rp3.8 juta.

Di hari yang sama pelaku juga mendatangai toke sawit Anto saat itu Anto Tidak Berada Dirumah.

Kemudian pelaku juga mendatangi toke sawit Regar di modus minjam uang seperti modus diatas, namun Regar tidak meminjamkan uang Ke Pelaku.

Esok harinya,  Isaf mencari tahu kebenaran ucapan pelaku. Diketahuilah tidak ada kebun sawit milik pelaku di Desa Siabu. Merasa dibodohi, maka toke sawit yang menjadi korban penipuan itu sepakat untuk memancing pelaku penipuan tersebut untuk datang ke tempat toke sawit  Anto di Desa siabu pada Sabtu  pagi tadi Pukul 09.00 wib.

Maka saat itu datanglah pelaku dengan mobil  Avanza warna putih   ke tempat Anto. Sewaktu pelaku penimpuan tersebut ingin memjumpai Anto pelaku melihat ada Toke Isaf (korban pertama). Lalu  pelaku melarikan diri dan dikejar oleh warga masyarakat Desa Siabu.

Berkat kordinasi pihak kepolisian, sejumlah akses pelarian terduga pelaku penipuan ini dihadang pihak kepolisian.  Hingga akhirnya, pelarian pelaku terhenti diatas jembatan Danau Bingkuang. Takut diamuk massa, pelaku terjun ke sungai. Diduga tidak bisa berenang, pelaku hingga saat ini belum timbul.

"Saat ini masih dalam pencarian, diduga pelaku tidak bisa berenang dan hanyut. Sementara mobil pelaku telah diamankan. Dan sejumlah barang bukti, 7 buah nomor polisi (Nopol) plat BM, 3 lembar kwitansi Rent Car, Lembar STNK, 4 Lembar penarikan uang BCA dan 3 Buah perdana Telkomsel," pungkas Deni.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :