Rabu, 10 Januari 2018 08:10 WIB

Empat Pejabat Meranti Lengser, Ada Apa?

Pemerintah -
Empat Pejabat Meranti Lengser, Ada Apa?

Ilustrasi.

SELATPANJANG (asatunews) -Setelah melakukan evaluasi yang mendalam terhadap jajajarn, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menonjobkan atau lengser dari jabatan empat pejabat.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti, untuk awal tahun 2018 ini setidak terdapat sebanyak 172 pejabat yang dirotasi, 33 promosi, 3 orang demosi dan 20 pejabat lagi tetat pada jabatannya karena perubahan Perbup. Sementara 18 orang pejabat dikembalikan ke fungsional dan 4 pejabat lagi diberi sanksi berat berupa tidak mendapatkan jabatan alias non job (lengser).

Keempat pejabat struktural Pemerintah Daerah yang dinyatakan lengser itu, satu pejabat di Dinas Capil dengan golongan IV/b, satu oejabat Disdik dengan golongan III/c. Sementara dua orang lainnya adalah pejabat di Dinas PU dengan golongan III/d dan golongan II/a, yang saat ini sedang menjalani masa tahanan akibat tersandung Kasus Tipikor oleh Kejari Meranti. Keputusan tersebut lahir pada akhir pekan lalu, seiring dengan pelantikan terhadap 228 orang PNS yang bertugas dilingkungan Pemda Kepulauan Meranti.

Seperti dijelaskan oleh, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bakaruddin, empat orang yang dinyatakan non job tersebut disinyalir telah melanggar sumpah jabatan. "Jelas ada beberapa kesalahan yang dinilai fatal yang telah mereka lakukan. Paling tidak, mereka tidak menjalankan Tupoksi, amanah yang diberi sebagai mana janji mereka saat dilantik," ungkapnya.

Namun, keputusan itu hanyalah suatu peringatan. Tidak tertutup kemungkinan mereka yang non job masih memiliki prestasi yang mesti dipertimbangkan kedepannya.

"Kita terus lakukan evaluasi per triwulan. Jika kinerja 228 pejabat yang dilantik kemarin tidak baik, maka akan dirotasi kembali. Bisa saja yang non job itu kembali kita kasi jabatan yang lebih strategis," ungkapnya. 
 

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :