Sabtu, 06 Januari 2018 10:46 WIB

Tujuh Tahun Buron, Akhirnya Perampok Ini Berhasil juga Dijebloskan Dalam Penjara

Hukrim - Toni
Tujuh Tahun Buron, Akhirnya Perampok Ini Berhasil juga Dijebloskan Dalam Penjara

Pelaku rampok yang diamankan.

KAMPAR (asatunews)- Setelah buron selama tujuh tahun lebih,  seorang pelaku Curas (perampokan) dengan senjata api akhirnya diringkus Polsek Tapung Hilir dirumahnya di Desa Simpang Blutu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. 

DPO kasus curas dengan senjata api yang ditangkap Polsek Tapung Hilir ini adalah AD alias GT ( 40) warga Simpang Blutu Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. 

Tersangka AD alias GT ini melakukan perampokan terhadap warga Jalur 5 Desa Gerbang Sari, Kecamatan Tapung Hilir sekitar 7 tahun lalu, tepatnya hari Kamis tanggal 18 Juni 2009.

Sebagaimana laporan korban kepada pihak Kepolisian, bahwa saat kejadian pada hari Kamis (18/6/2009) sekira pukul 19.00 wib, tersangka AD bersama temannya HR (DPO) bertamu kerumah korban di Desa Gerbang Sari. 

Saat itu Mini (korban) mempersilakan kedua pelaku masuk, lalu menyuguhkan minuman teh botol kepada tamunya itu. Selanjutnya tersangka AD menawarkan untuk menjual tanah kepada korban dan korban mengatakan tidak punya uang.

Tiba-tiba tersangka AD langsung mengeluarkan senjata api jenis pistol dan menodongkan kearah wajah korban sambil mengancam mana uangnya sambil memukul punggung, mulut, wajah dan leher korban, setelah itu korban pergi kekamar diikuti kedua pelaku.

Selanjutnya, tersangka AD masih menodongkan senjata api kepada korban sambil menanyakan letak uangnya, setelah itu korban menyerahkan uang yang ada didalam lemari sebesar Rp8,5 juta serta emas perhiasan lebih kurang 25 mas.

Tidak sampai disitu, pelaku kemudian mengikat korban dibagian leher hingga hidungnya mengeluarkan darah. Saat itu pelaku mengatakan matikan saja dia, dan setelah itu korban pingsan lalu ditinggal oleh pelaku. 

Kemudian pada hari Jumat (5/1/2018) sekira pukul 19.00 wib, didapat informasi dari masyarakat bahwa buronan ini berada di wilayah Simpang Blutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau.

Mendapatkan info itu, Kapolsek Tapung Hilir AKP Rengga Puspo Saputro SIP SIK memimpin anggotanya melakukan penangkapan terhadap DPO kasus curas ini. 

Akhirnya DPO ini berhasil ditangkap dirumahnya di Desa Simpang Blutu Kecamatan Kandis dan dibawa ke Polsek Tapung Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sedangkan satu pelaku lainnya  HR serta senjata api yang digunakan pelaku masih dilakukan pencarian.

Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto SIK MH melalui Kapolsek Tapung Hilir, AKP Rengga Puspo Saputro SIP SIK saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan DPO kasus curas menggunakan senjata api ini. 

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengejar satu tersangka lainnya serta senjata api yang digunakan pelaku.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :