Kamis, 04 Januari 2018 19:13 WIB

Berhasil Melarikan Uang Rp1 Miliar

Pembobol Bank BRI Keritang Terungkap, Ternyata Sekurity Bank Pelakunya

Hukrim -
Pembobol Bank BRI Keritang Terungkap, Ternyata Sekurity Bank Pelakunya

Tiga pelaku pembobol BRI Keritang.

INHIL (asatunews)- Tim Satreskrim Polres Inhil dan personil Polsek Keritang akhirnya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di Bank BRI Kota Baru, Keritang beberapa lalu. Ternyata, satu dari tiga pelaku merupakan sekuriti bank tersebut.

Pelaku berhasil ditangkap petugas kepolisian Satreskrim Polres Inhil dan personil Polsek Keritang,  Rabu (3/1/2018) petang.  Terungkapnya kawanan Curat ini dari hasil pemeriksaan atau introgasi seluruh karyawan Bank BRI tersebut. 

Ternyata salah satu pelaku merupakan sekuriti BRI diketahui inisial Ko.  Sekuriti yang merupakan warga Kota Baru Reteh ini mengakui telah melakukan pencurian itu bersama dua orang rekannya Inisial KH (61) dan SP (32) yang juga  warga Kota Baru Reteh. 

Dalam aksinya,  Ko yang memasuki Bank BRI tersebut dengan menggunakan kunci duplikat,  sedangkan KH yang mengantarkan KO ke TKP. Sedangkan SP memancing penjaga malam untuk keluar dari TKP. 

"Kita intogasi karyawan BRI,  kemudian diketahui salah satu dari karyawan yang melakukan pencurian itu,'' kata Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Arry Prasetyo SH MH.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap pelaku lain dan pencarian barang bukti, tim Sat Reskrim Polres Inhil langsung bergerak membawa pelaku KO menuju Dusun Sungai Gergaji untuk menunjukan rumah pelaku lainnya.

Kemudian KH dan SP langsung diamankan bersama barang bukti uang tunai yang disimpan di dalam gudang milik KH sebanyak Rp978.068.000.

Sedangkan sisanya Rp120.580.000 masih dalam pencarian. Menurut KH uang itu masih disimpan dirumah keponakannya dan saat ini masih dalam pencarian oleh petugas. 

"Para pelaku sudah merencanakan utk melakukan pencurian tersebut sejak setengah bulan yang lalu di rumah KH,  dan masing-masing mendapat peran, "ujar Kasat

Atas perbuatannya itu,  pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun.
 

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :