Rabu, 27 Desember 2017 11:31 WIB

Wartawan Turut Mencerdaskan Anak Bangsa

Bupati Buka Konferkab Kuansing

Berita -
Bupati Buka Konferkab Kuansing

Bupati Kuansing saat membuka Konferkab IV PWI Kuansing.

KUANSING (asatunews)- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (26/12/2017) pagi ini menghelat konferensi kabupaten (konferkab) IV.

Kegiatan konferkab yang dibuka Bupati Kuansing Mursini ini berlangsung di Balai Diklat Telukkuantan.

Acara pembukaan Konferkab IV PWI Kuansing ini dihadiri Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpinanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Jufri SH MH, para kepala dinas dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Kuansing Drs Muradi MSi.

Sedangkan dari PWI Riau hadir Sekretaris PWI Riau Amril Jambak, Ketua Seksi Organisasi Saparudin Koto dan Wakil Ketua Seksi Kehutanan dan Lingkungan Hidup Zulmiron.

Tema Konferkab IV PWI Kuansing kali ini adalah, Pers Sehat untuk Kuantan Singingi maju dan bersatu.

Ketua Panitia Konferkab IV PWI Kuansing Hevi Heri Antoni SSos MSi menyampaikan, Konferkab IV ini merupakan momen untuk pergantian kepengurusan PWI Kuansing. Sebab, kepengurusan PWI Kuansing periode 2014-2017 sudah berakhir masa tugasnya.

"Kami panitia konferkab menghaturkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan serta support Bapak Bupati, begitu juga kepada Kapolres, Kejari serta unsur Muspida Kuantan Singingi yang telah memberikan dukungan moril dan materil. Sehingga konferkab ini bisa terlaksana," ujar Ketua Panitia Konferkab IV PWI Kuansing, Hevi Heri Antoni SSos MSi.

Hevi mengatakan, konferkab ini merupakan sarana bagi anggota PWI Kuansing untuk menentukan nahkoda baru. Pasalnya, kepengurusan PWI Kuansing periode 2014-2017 dibawah Komando Idi Susanto segera berakhir. Oleh karena itu, agar roda organisasi ini terus berjalan sesuai mekanisme, maka digelarlah konferkab ini.

"Diharapkan nantinya lahir kepengurusan yang baru yang baru bisa memperjuangkan nasib wartawan di Kuansing, khususnya anggota PWI Kuansing agar lebih sejahtera, bisa membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah serta semua elemen masyarakat di Kuansing," papar Hevi.

Pada kesempatan itu, Hevi menyebutkan, sejak adanya organisasi PWI di Kuansing hingga saat ini anggota PWI yang sudah memiliki identitas PWI mencapai 16 orang. Dari 16 orang tersebut, 2 di antaranya sudah lulus sebagai PNS yakni Ismada dan Hevi Heri Antoni. Namun sesuai mekanisme di PWI, yang memiliki hak suara untuk mengikuti konferkab ini hanya 6 orang dan sisanya hanya sebagai peninjau.

Sementara itu, Sekretaris PWI Riau Amril Jambak menyampaikan, untuk kabupaten/kota konferkab dilaksanakan sekali tiga tahun dan untuk provinsi sekali lima tahun.

Namun, sebut Amril, di 2018 setelah kongres untuk teman-teman PWI kota/kabupaten ini periodenya sudah lima tahun. "Insya Allah lima tahun dan sama dengan provinsi," sebut Amril.

Untuk kedepan, kata Amril, di dunia jurnalistik ada tiga organisasi yang sudah lolos verifikasi oleh Dewan Pers. Tiga organisasi itu masing-masing PWI, AJI dan IJTI.

"Jadi untuk teman-teman wartawan daerah untuk segera bergabunglah dengan salah satu organisasi tersebut.  Jadi dengan begitu akan lebih mudah untuk melakukan wawancara dengan narasumber. Dan segala macam," ulas Amril.

Kedepan di 2018 setelah kongres, ungkap Amril, khusus di PWI seluruh anggota wajib sudah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Dan di dalam UKW tersebut, narasumber boleh menolak ketika si wartawan tidak bisa memperlihatkan kartu UKW nya. Dan UKW ini ada tiga tingkatan yakni muda, madya dan utama. Dan dari PWI Kuansing ada 2 orang yang sudah lulus UKW.

"Kedepan saya juga minta kesadaran teman-teman untuk mengurus kartunya baik yang habis masa berlakunya atau yang sudah mati atau kadaluarsa. Yang saya katakan kadaluarsa, dalam PDPRT PWI itu sudah dijelaskan setahun tidak diurus kartu PWI itu bukan menjadi anggota PWI sebenarnya. Untuk itu saya minta kesadaran teman-teman yang tergabung ke dalam PWI, mbok ya mulai sekarang memiliki kesadaran mengurus kartu PWI nya. Karena ini sangat penting kedepan," kata Amril.

Sedangkan Bupati Kuansing Mursini dalam sambutannya menyatakan apresiasi kepada panitia atas pelaksanaan Konferkab PWI yang ke-4 ini. Dan mengharapkan siapapun nanti ketua yang terpilih maka bisa bekerjasama kembali dengan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

"Selama ini, hubungan kemitraan antara Pemkab dengan PWI terjalin baik," kata Bupati.

Untuk itu, Bupati Kuansing Mursini mengapreasi wartawan yang turut dalam mencerdaskan bangsa terutama dalam menyajikan berita dengan konfirmasi juga verifikasi sehingga berita dihasilkan sesuai fakta di lapangan.

Keberadaan pers menurut Bupati, juga menjadi kontrol dan kritik bagi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi sehingga bisa melakukan pembenahan informasi.

"Pers tidak hanya sekedar memberitakan, namun juga memkonfirmasi dan memverifikasi berita sehingga apa yang disajikan merupakan peristiwa yang sebenarnya," kata Bupati.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :