Kamis, 21 Desember 2017 15:11 WIB

Polisi Siap Amankan Natal dan Perayaan Tahun Baru 2018

Hukrim -
Polisi Siap Amankan Natal dan Perayaan Tahun Baru 2018

Kapolres Bengkalis mengecek kesiapan pasukan dan armada untuk Operasi Lilin.

BENGKALIS (asatunews)- Polres Bengkalis menggelar Operasi Lilin mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018. Operasi Lilin yang dilaksanakan tahun ini mengkepankan kegiatan preventif didukung kegiatan Intelijen dan penegakan hukum.

Hal itu disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK saat membacakan amanat dari Kapolri Jendral Polisi H.M. Tito Karnavian, Kamis (21/12/2017) di halaman Mapolres Bengkalis.

AKBP Abas yang memimpin gelar pasukan Operasi Lilin 2017 melibatkan jajaran Polri dan TNI, serta Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) menekankan, untuk Operasi Lilin 2017 ini menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat selama hari libur, terutama bagi masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru 2018, khususnya ditempat peribadatan, Jalan Perlintasan Arus Mudik-Arus Balik, Objek Wisata, Pusat Perbelanjaan, serta fasilitas transportasi yang akan digunakan, mulai terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara.

“Gabungan personil ini hendaknya dapat menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama hari libur  Natal dan Tahun Baru, khususnya tempat Ibadah, jalan perlintasan arus mudik dan arus balik, objek wisata, pusat perbelanjaan,serta fasilitas transportasi yang akan digunakan seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara,” kata AKBP Abas Basuni yang membacakan amanat Kapolri saat gelar pasukan di halaman Mapolres Bengkalis kemarin.

Kapolri juga menjelaskan, untuk Operasi Lilin 2017 melibatkan 170.304 personil, terdiri dari 90.057 personil Polri, 20.070 personil TNI dan 60.177 personil dari instansi terkait dan melibatkan komponen masyarakat. Selain itu juga, terdapat 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, Kapolri Jenderal Polisi HM Tito Karnavian melalui amanat yang dibacakan Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni menjelaskan, ada enam poin penekanan yang harus dijadikan pedoman oleh seluruh personil Operasi Lilin 2017. Pertama, petakan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah, dan tentukan cara bertindak yang tepat.

Kemudian kedua, tingkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan konvesional. Ketiga, lakukan pendekatan dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi sweeping oleh organisasi masyarkat (Ormas). Kempat, optimalkan pergelaran anggota di tengah masyarakat, lakukan terobosan kreatif melalui rekayasa lalu lintas.

Kelima, Kapolri menekankan kepada jajaran untuk memaksimalkan peran Satgas Pangan di masing-masing daerah, dan poin keenam yakni, perkuat sinegritas polisional dengan seluruh stakeholder, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Untuk poin tersebut, sambung AKBP Abas, wajib dilaksanakan oleh seluruh personil yang bertugas dalam Operasi Lilin 2017. Dalam apel gelar Pasukan Operasi Lilin 2017 ini, AKBP Abas juga meninjau seluruh kesiapan personil, serta peralatan dan transportasi personil selama operasi berlangsung.

Apel gelar Pasukan Operasi Lilin 2017 yang berakhir sekitar pukul 09.00 WIB tersebut turut dihadiri seluruh stakeholder, diantaranya Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Haholongan, Kadishubkominfo diwakili Kabid Lalu Lintas H Alfakhrurrazy, Plt Kadis PUPR Kabupaten Bengkalis Tajul Mudarris, Plt Kasatpol PP Bengkalis Kusnen, perwakilan dari Jasa Raharja, dan Pasi Ops Kodim 0303 Bengkalis, seluruh anggota dan perwira di lingkup Mapolres Bengkalis, dan kepala SOPD lingkup Pemkab.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :